Berita Lain

Indeks Berita


Selasa, 06/01/2009 09:48 WIB
Gudeg Yogya Citarasa Sunda
Ema Nur Arifah - detikBandung



Bandung - Sepertinya lidah setiap orang termasuk orang Indonesia sudah di setting sesuai dengan asal etnisnya. Seperti halnya etnis Padang yang menyukai masakan pedas dan bersantan, atau etnis Jawa yang khas dengan masakannya yang manis, begitupun dengan etnis Sunda.

Tapi hal itu tak berarti setiap makanan tidak bisa lintas etnis. Sebagai bagian dari lintas budaya kuliner pun ternyata mengalami penyesuaian-penyesuaian etnis. Misalnya gudeg Yogya yang khasnya memang sangat manis, ketika disuguhkan kepada orang-orang Sunda, Karsinem, pemilik Gudeg Banda pun menyesuaikan dengan citarasa gudegnya dengan lidah orang Sunda.

"Kalau gudeg yang asli Yogya manisnya pool. Tapi di sini saya sesuaikan dengan lidah orang Sunda sehingga tidak semanis gudeg yang di Yogya," tutur Karsinem.

Untuk mempertahankan rasa, Karsinem mengaku sampai saat ini yang meracik bumbu gudeg masih dirinya dan suami. "Saya tidak melepas meracik bumbu pada karyawan karena beda tangan rasa akan beda lagi. Karyawan hanya membantu," ujarnya. Tapi untuk racikan bumbu gudegnya sendiri Karsinem mengaku tidak ada yang istimewa. Sama saja dengan bumbu gudeg lainnya.

"Tapi menurut para pelanggan yang enak adalah kereceknya," tutur Karsinem. Kerecek adalah kerupuk kulit yang disayur.

Campuran gudeg lainnya selain kerecek tentu saja sayur nangka dan opor tahu. Dalam satu minggu bisa menghabiskan nangka satu mobil kol. Baiknya yang digunakan adalah nangka muda. "Tapi kalau tidak ada nangka muda ya terpaksa nangka tua," ujarnya.

Untuk mendapatkan nangka selain dari penyalur tetap di Jawa Barat Karsinem juga mengambil dari Jawa Tengah.

Tersedia banyak menu gudeg dengan lauk pelengkapnya. Misalnya nasi gudeg telur, nasi gudeg opor ayam, nasi gudeg ati ampela, nasi gudeg rendang, nasi gudeg limpa dan pilihan lauk lainnya. Satu porsi menu nasi gudeg campur dari mulai Rp 12.500 sampai Rp 17 ribu. Tambahan lainnya adalah kerupuk dan minuman populer.


Mari berbagi pengalaman dan cerita kuliner Kota Bandung di Forumbandung.(ema/ahy)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Foto Lain


Baca juga :