Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Sabtu, 07/11/2009 16:27 WIB
LIPI Rilis IGN 2009 -
Sabtu, 07/11/2009 15:19 WIB
300 Mahasiswa HI Unpad Gelar Karnaval -
Sabtu, 07/11/2009 15:02 WIB
Guru TK Ramaikan Origami Festival -
Sabtu, 07/11/2009 13:15 WIB
Polemik Tangkuban Parahu
Chay: Libatkan Masyarakat Lokal! -
Sabtu, 07/11/2009 12:38 WIB
Pabrik Sabu Miliaran Rupiah Digerebek
Sampel Bahan Baku Diperiksa Lebih Lanjut di Jakarta -
Sabtu, 07/11/2009 11:19 WIB
Masalah Cekungan Bandung, Bagai Katak Dalam Panci
Indeks Berita
Senin, 05/01/2009 18:32 WIB
Cegah Calo, RSHS Akan Larang Pasien Jamkesmas Bermalam
Agus Rakasiwi - detikBandung
Bandung -
Untuk menghindari keberadaan calo yang menjual nomor urut karcis Jamkesmas dan kader kesehatan palsu, pihak RS Hasan Sadikin akan menambah keamanan di loket Jamkesmas. Pihak RS juga akan melarang pasien bermalam di loket.
Direktur Medik dan Keperawatan RSHS dr Rizal Chaidir berjanji akan membenahi layanan loket dan menindak para calo. "Kami akan tambah keamanan dan hanya membuka satu pintu masuk. Selain itu kami akan melarang ada yang menginap," tegasnya di ruang kerjanya di RSHS, Jalan Pasteur, Senin (5/1/2009).
Selain menambah petugas keamanan, Rizal berharap PT Askes menambah peralatan komputer, sumber daya manusia dan mempercepat birokrasi pelayanan. Rizal mengatakan alat dan sistem layanan selama ini belum menguntungkan pasien. Waktu pasien, habis di loket. "Kasihan yang datang dari jauh tidak bisa terlayani," ujarnya.
Selama ini, loket Jamkesmas sering menjadi tempat bermalam para pasien. Mereka terdiri dari pasien yang ingin mendaftar di urutan pertama atau calo yang menjual karcis ke pasien. "Setiap hari ada 1.800 pasien Jamkesmas di RSHS. Tapi yang bisa terlayani cuma 300 orang. Pasien yang kebagian nomer besar bakal tidak bisa dilayani dan harus kembali keesokan harinya," ujarnya.
Menumpuknya pasien di loket akhirnya menjadi ladang subur untuk sebagian orang. Mereka lantas menjual karcis kepada pasien. Rizal mengakui kejadian ini sudah lama terjadi.
(ern/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Cegah Calo, RSHS Akan Larang Pasien Jamkesmas Bermalam
Agus Rakasiwi - detikBandung
Direktur Medik dan Keperawatan RSHS dr Rizal Chaidir berjanji akan membenahi layanan loket dan menindak para calo. "Kami akan tambah keamanan dan hanya membuka satu pintu masuk. Selain itu kami akan melarang ada yang menginap," tegasnya di ruang kerjanya di RSHS, Jalan Pasteur, Senin (5/1/2009).
Selain menambah petugas keamanan, Rizal berharap PT Askes menambah peralatan komputer, sumber daya manusia dan mempercepat birokrasi pelayanan. Rizal mengatakan alat dan sistem layanan selama ini belum menguntungkan pasien. Waktu pasien, habis di loket. "Kasihan yang datang dari jauh tidak bisa terlayani," ujarnya.
Selama ini, loket Jamkesmas sering menjadi tempat bermalam para pasien. Mereka terdiri dari pasien yang ingin mendaftar di urutan pertama atau calo yang menjual karcis ke pasien. "Setiap hari ada 1.800 pasien Jamkesmas di RSHS. Tapi yang bisa terlayani cuma 300 orang. Pasien yang kebagian nomer besar bakal tidak bisa dilayani dan harus kembali keesokan harinya," ujarnya.
Menumpuknya pasien di loket akhirnya menjadi ladang subur untuk sebagian orang. Mereka lantas menjual karcis kepada pasien. Rizal mengakui kejadian ini sudah lama terjadi.
(ern/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (2 Komentar)





