Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Minggu, 22/11/2009 16:22 WIB
Jadi Jawara PSM Tingkat Nasional, Unpad Berpeluang ke Cina -
Minggu, 22/11/2009 16:02 WIB
3 Siswa Ditampar Guru
Guru dan Orangtua Murid Sudah Berdamai -
Minggu, 22/11/2009 14:39 WIB
Kabarkan Banjir Melalui SMS Berantai -
Minggu, 22/11/2009 14:14 WIB
Banjir Sergap Bandung
Ketinggian Air di Majalaya Capai Selutut -
Minggu, 22/11/2009 13:42 WIB
Sungai Citarum Meluap, Warga Majalaya Siaga 1 -
Minggu, 22/11/2009 13:07 WIB
Pemilihan Rektor Senin Malam
Mahasiswa ITB Belum Tentukan Calon yang Akan Dipilih
Indeks Berita
Senin, 05/01/2009 12:42 WIB
PII Jabar Desak Pemerintah Bangun Rehabilitasi Anak Palestina
Agus Rakasiwi - detikBandung

Bandung -
Sekitar 100 massa yang tergabung dalam Pelajar Islam Indonesia (PII) Jabar gelar aksi demonstrasi mengecam kebrutalan militer Israel di Palestina di depan Gedung Sate Bandung, Senin (5/1/2009). Dalam aksinya mereka mendesak pemerintah Indonesia untuk membangun panti rehabilitasi bagi anak-anak korban agresi militer Israel.
"Kita mendesak pemerintah membangun panti rehabilitasi untuk anak-anak korban agresi militer Israel melalui kedutaan besar Indonesia di Palestina," ujar ketua pengurus wilayah PII Jabar Aa Ramdani kepada wartawan di sela-sela aksi demonstrasi.
Hal tersebut, imbuhnya, dikarenakan saat ini banyak korban anak-anak akibat dari aksi militer Israel yang gencar menyerang kawasan Jalur Gaza. Tercatat 41 anak tewas dalam waktu sepekan lebih agresi militer Israel dan 1.900 warga sipil menjadi korban luka-luka dari serangan rudal yang ditujukan di kawasan Palestina.
Selain itu, PII juga menuntut pemerintah agar dapat membuka akses masuk bagi para relawan-relawan dari Indonesia yang diberangkatkan ke Palestina.
Aksi kecaman serangan Israel ke Palestina berjalan damai. Selain berorasi Massa aksi juga mengumpulkan tanda tangan sebagai bentuk pengecaman agresi militer Israel di kain putih ukuran 1x2 meter. 4 Anggota dewan DPRD Jabar turut membubuhkan tanda tangannya, diantaranya adalah ketua DPW PAN Jabar M Adieb Zein dan Daud Gunawan dari Partai Bulan Bintang.
"Kami mendukung aksi dari kalangan pelajar dan kalangan umat Islam lainnya dan medesak hal yang sama seperti pelajar tadi," kata Daud.
Walaupun aksi berlangsung damai sekitar 20 polisi tetap mengawal aksi tersebut. Setelah sekitar 45 menit melakukan aksinya, massa membubarkan diri dari depan gerbang Gedung Sate.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.(ahy/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
PII Jabar Desak Pemerintah Bangun Rehabilitasi Anak Palestina
Agus Rakasiwi - detikBandung

"Kita mendesak pemerintah membangun panti rehabilitasi untuk anak-anak korban agresi militer Israel melalui kedutaan besar Indonesia di Palestina," ujar ketua pengurus wilayah PII Jabar Aa Ramdani kepada wartawan di sela-sela aksi demonstrasi.
Hal tersebut, imbuhnya, dikarenakan saat ini banyak korban anak-anak akibat dari aksi militer Israel yang gencar menyerang kawasan Jalur Gaza. Tercatat 41 anak tewas dalam waktu sepekan lebih agresi militer Israel dan 1.900 warga sipil menjadi korban luka-luka dari serangan rudal yang ditujukan di kawasan Palestina.
Selain itu, PII juga menuntut pemerintah agar dapat membuka akses masuk bagi para relawan-relawan dari Indonesia yang diberangkatkan ke Palestina.
Aksi kecaman serangan Israel ke Palestina berjalan damai. Selain berorasi Massa aksi juga mengumpulkan tanda tangan sebagai bentuk pengecaman agresi militer Israel di kain putih ukuran 1x2 meter. 4 Anggota dewan DPRD Jabar turut membubuhkan tanda tangannya, diantaranya adalah ketua DPW PAN Jabar M Adieb Zein dan Daud Gunawan dari Partai Bulan Bintang.
"Kami mendukung aksi dari kalangan pelajar dan kalangan umat Islam lainnya dan medesak hal yang sama seperti pelajar tadi," kata Daud.
Walaupun aksi berlangsung damai sekitar 20 polisi tetap mengawal aksi tersebut. Setelah sekitar 45 menit melakukan aksinya, massa membubarkan diri dari depan gerbang Gedung Sate.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.(ahy/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (4 Komentar)





