Berita Lain

Indeks Berita


Rabu, 31/12/2008 09:56 WIB
Jelang 2009
Polwiltabes Bandung Punya PR Tuntaskan 4 Kasus Pembunuhan
Baban Gandapurnama - detikBandung



Kapolwiltabes Bandung
Bandung - Di wilayah hukum Polwiltabes Bandung, sudah terjadi 7 kasus pembunuhan sepanjang 2008. Dari rentetan jumlah kasus pembunuhan tersebut, sebanyak 4 kasus yang belum terungkap. Masing-masing 1 kasus di Polresta Bandung Barat, 1 kasus di Polresta Bandung Tengah dan 2 kasus di Polresta Bandung Timur.

Berdasarkan catatan detikbandung untuk kasus pembunuhan yang belum menemukan titik terang, yaitu kasus pembunuhan terhadap Ronal Tendean (29). Pada 12 Februari 2008, Ronal yang bekerja sebagai penjaga toko aksesoris mobil "New Tone", di Jalan Kopo, harus meregang nyawa dengan luka gorok di bagian leher. Pihak Polresta Bandung Barat, hingga kini belum berhasil mengungkap kasus tersebut.

Pada 11 Maret 2008, Mumuh Darmawan (35), warga Ujungberung, diketahui tewas dengan luka menganga di bagian leher. Warga sekitar menemukan Mumuh tak bernyawa di sebuah rumah kontrakan di Jalan Cicabe, Kelurahan Jatihandap, Bandung. Polresta Bandung Timur yang menangani kasus ini, masih rumit meringkus pelakunya.

Menyusul berikutnya pada 21 Juni 2008. Pemilik perusahaan bus Patriot, Yanti Heriyanti Idris (47), ditemukan tewas di kamar rumahnya di Jalan Badaksinga, Bandung. Saat ditemukan, wajah Yanti penuh luka. Namun, hingga kini Polresta Bandung Tengah masih menyelidiki kasus pembunuhan tersebut.

Terakhir, pada 17 Desember 2008. Kasus pembunuhan terhadap Yanti (28) belum juga terkuak. Ibu rumah tangga dengan dua anak itu, tewas di rumahnya di perumahan Adipura, Jalan Cemara, Kelurahan Rancabolang, Bandung. Ketika ditemukan salah seorang anaknya, Yanti tewas dengan luka bagian leher bekas jeratan serta tangan dan kakinya terikat kabel. Lagi-lagi, Polresta Bandung Timur sulit mengendus siapa otak di balik pembunuhan tersebut.

Sementara untuk tiga kasus pembunuhan yang berhasil terungkap adalah kasus pembunuhan seorang guru honorer, Dini yang dihabisi oleh salah satu karyawan ayahnya, kasus mutilasi pasutri di Gunung Batu yaitu Ronald Alimudin dan Sri Magdalena. Terakhir, kasus pembunuhan pasangan gay Nopriadi oleh Welinton M Aritonang pada 24 Desember.

Kasatreskrim Polwiltabes Bandung AKBP Hendro Pandowo menyatakan, pihaknya tetap serius menyelidiki kasus-kasus pembunuhan yang belum terungkap tersebut.

"Pihak kepolisian sudah berusaha maksimal dan menempuh semua langkah untuk mengungkap kasus-kasus pembunuhan itu. Pemeriksaan saksi, olah TKP dan pengumpulan bukti pun sudah dilakukan," jelasnya di Mapolwiltabes Bandung, belum lama ini.(bbn/ern)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Foto Lain


Baca juga :