Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Selasa, 24/11/2009 14:22 WIB
Banjir Rendam Cieunteung
Sisa Air dan Lumpur Disedot Lima Unit Pompa -
Selasa, 24/11/2009 14:02 WIB
Akibat Macet, Bandung Rugi Rp 4,91 Triliun -
Selasa, 24/11/2009 13:49 WIB
Banjir Rendam Cieunteung
Warga Cieunteung Diminta Tetap Mengungsi -
Selasa, 24/11/2009 13:15 WIB
Pengajar Sosiologi Bikin Wadah Mandiri -
Selasa, 24/11/2009 12:39 WIB
Mahasiswa ITB Tak Tahu Akhmaloka Jadi Rektor yang Baru -
Selasa, 24/11/2009 12:18 WIB
Meninggal di Gedung Sate
Pemprov Akan Buat Ruangan Khusus Bagi Cleaning Service
Indeks Berita
Rabu, 03/12/2008 14:23 WIB
Stok Pupuk di Jabar Masih Normal
Andri Haryanto - detikBandung

Bandung -
Terkait kelangkaan pupuk yang terjadi di sejumlah daerah, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyatakan distribusi dan stok pupuk di Jabar masih normal dibandingkan kota-kota lainnya.
Demikian disampaikan Heryawan dalam peringatan Hari Pangan Sedunia ke-28 dan International Food Expo 2008, di lapangan Tegallega Bandung, Rabu (3/12/2008).
"Nggak ada masalah. Pupuk di Jabar masih normal-normal saja dibandingkan dengan kota-kota lain seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur," jawabnya singkat.
Dalam pembukaan acara Menteri Pertanian Republik Indonesia, Anton Apriyantono juga mengatakan tidak akan mengubah pola distribusi pupuk ke daerah-daerah. Menteri memastikan pupuk sampai kepada tujuan.
"Kita tidak akan banyak mengubah aturan, tapi menata kembali pendistribusian sehingga benar-benar tertutup dan sampai kepada tujuannya. Pupuk itu bukan barang dagangan, tapi barang dalam pengawasan," tandas menteri.
Sehingga nanti, imbuhnya, distributor dan pengecer hanya mendistribusikan saja serta mendapatkan honor yang wajar.
Saat ini, Departemen Pertanian sudah menambah stok kebutuhan pupuk sebanyak 300 ribu ton pupuk urea untuk mengisi kelangkaan pupuk. Jika nanti ada kelangkaan pupuk di daerah, masyarakat diminta melaporkannya ke produsen pupuk dan produsen pupuk diminta untuk lakukan operasi pasar.
Acara peringatan Hari Pangan Sedunia ke-28 dan International Food Expo 2008 di lapangan Tegallega ini diikuti oleh Kabupaten dan Kota di tiap-tiap provinsi di Indonesia. setiap daerah memperlihatkan keragaman hasil pangan yang dihasilkan daerah maisng-masing. Even tersebut berlangsung sampai 6 desember mendatang dan tidak dipungut biaya.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ahy/ema)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Stok Pupuk di Jabar Masih Normal
Andri Haryanto - detikBandung

Demikian disampaikan Heryawan dalam peringatan Hari Pangan Sedunia ke-28 dan International Food Expo 2008, di lapangan Tegallega Bandung, Rabu (3/12/2008).
"Nggak ada masalah. Pupuk di Jabar masih normal-normal saja dibandingkan dengan kota-kota lain seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur," jawabnya singkat.
Dalam pembukaan acara Menteri Pertanian Republik Indonesia, Anton Apriyantono juga mengatakan tidak akan mengubah pola distribusi pupuk ke daerah-daerah. Menteri memastikan pupuk sampai kepada tujuan.
"Kita tidak akan banyak mengubah aturan, tapi menata kembali pendistribusian sehingga benar-benar tertutup dan sampai kepada tujuannya. Pupuk itu bukan barang dagangan, tapi barang dalam pengawasan," tandas menteri.
Sehingga nanti, imbuhnya, distributor dan pengecer hanya mendistribusikan saja serta mendapatkan honor yang wajar.
Saat ini, Departemen Pertanian sudah menambah stok kebutuhan pupuk sebanyak 300 ribu ton pupuk urea untuk mengisi kelangkaan pupuk. Jika nanti ada kelangkaan pupuk di daerah, masyarakat diminta melaporkannya ke produsen pupuk dan produsen pupuk diminta untuk lakukan operasi pasar.
Acara peringatan Hari Pangan Sedunia ke-28 dan International Food Expo 2008 di lapangan Tegallega ini diikuti oleh Kabupaten dan Kota di tiap-tiap provinsi di Indonesia. setiap daerah memperlihatkan keragaman hasil pangan yang dihasilkan daerah maisng-masing. Even tersebut berlangsung sampai 6 desember mendatang dan tidak dipungut biaya.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ahy/ema)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk




