Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Sabtu, 07/11/2009 16:27 WIB
LIPI Rilis IGN 2009 -
Sabtu, 07/11/2009 15:19 WIB
300 Mahasiswa HI Unpad Gelar Karnaval -
Sabtu, 07/11/2009 15:02 WIB
Guru TK Ramaikan Origami Festival -
Sabtu, 07/11/2009 13:15 WIB
Polemik Tangkuban Parahu
Chay: Libatkan Masyarakat Lokal! -
Sabtu, 07/11/2009 12:38 WIB
Pabrik Sabu Miliaran Rupiah Digerebek
Sampel Bahan Baku Diperiksa Lebih Lanjut di Jakarta -
Sabtu, 07/11/2009 11:19 WIB
Masalah Cekungan Bandung, Bagai Katak Dalam Panci
Indeks Berita
Rabu, 19/11/2008 15:46 WIB
Pembangunan RM di Baksil Tak Gunakan Lahan Lama
Andri Haryanto - detikBandung

Bandung -
Untuk membangun kawasan komersil di Babakan Siliwangi (Baksil), PT Esa Gemilang Indah (Istana Group) akan menggunakan 20 persen dari 3,8 hektare atau 760 meter persegi untuk pembangunan rumah makan, wahana bermain anak, galeri seni, dan ampi teater.
Pada saat diskusi dan Workshop Revitalisasi Kawasan Tamansari dan Lembah Cikapundung, di Gedung Indonesia Menggugat, Jalan Perintis Kemerdekaan, Rabu (19/11/2008), salah satu tim arsitek PT EGI Iwan Sunaryo mengungkapkan PT EGI akan memakai 20 persen dari 3,8 ha lahan yang ada di Babakan Siliwangi.
Lahan yang akan dipakai tersebut, bukan hanya lahan lama bekas rumah makan Baksil yang dulu terbakar, namun juga lahan baru yang berada di luar bekas rumah makan di Baksil.
Menurut Humas PT EGI Riana, penggunaan lahan baru untuk pengemangan kawasan komersil di Baksil karena lahan lama bekas rumah makan berada di area Garis Sepadan Bangunan (GSB).
"Lahan lama yang ada sekarang berada di GSB dan itu salahi aturan jika dibangun di sana. Tidak mungkin kita membangun dengan melanggar aturan," kata Riana.
Ketika disinggung mengenai ekspos PT EGI dalam rencana pembangunan Baksil yang menggunakan lahan baru, padahal pemerintah menginginkan pembangunan di lahan lama, Dada mengatakan rencana itu masih dapat berubah. "Ini kan baru sharing dan mendengarkan pendapat masyarakat, nanti bisa berubah kalau tidak sesuai," jelas Dada.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung(ern/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Pembangunan RM di Baksil Tak Gunakan Lahan Lama
Andri Haryanto - detikBandung

Pada saat diskusi dan Workshop Revitalisasi Kawasan Tamansari dan Lembah Cikapundung, di Gedung Indonesia Menggugat, Jalan Perintis Kemerdekaan, Rabu (19/11/2008), salah satu tim arsitek PT EGI Iwan Sunaryo mengungkapkan PT EGI akan memakai 20 persen dari 3,8 ha lahan yang ada di Babakan Siliwangi.
Lahan yang akan dipakai tersebut, bukan hanya lahan lama bekas rumah makan Baksil yang dulu terbakar, namun juga lahan baru yang berada di luar bekas rumah makan di Baksil.
Menurut Humas PT EGI Riana, penggunaan lahan baru untuk pengemangan kawasan komersil di Baksil karena lahan lama bekas rumah makan berada di area Garis Sepadan Bangunan (GSB).
"Lahan lama yang ada sekarang berada di GSB dan itu salahi aturan jika dibangun di sana. Tidak mungkin kita membangun dengan melanggar aturan," kata Riana.
Ketika disinggung mengenai ekspos PT EGI dalam rencana pembangunan Baksil yang menggunakan lahan baru, padahal pemerintah menginginkan pembangunan di lahan lama, Dada mengatakan rencana itu masih dapat berubah. "Ini kan baru sharing dan mendengarkan pendapat masyarakat, nanti bisa berubah kalau tidak sesuai," jelas Dada.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung(ern/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)





