Forum Bandung
- Budak anyar hayang kenala... khebot
- Konseling Via Yahoo messe... kwong
- Susu High Protein Untuk Y... CrypTyC
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Sabtu, 04/07/2009 18:59 WIB
Berikan Solusi, Telkom Kuasai 90 Persen Korporat di Bandung -
Sabtu, 04/07/2009 17:41 WIB
Afghan dan Rossa Meriahkan Kampanye Terakhir JK-Win -
Sabtu, 04/07/2009 16:14 WIB
Deg-degan Menunggu Pengumuman PSB -
Sabtu, 04/07/2009 15:46 WIB
Passing Grade Naik, Kualitas Pendidikan Meningkat -
Sabtu, 04/07/2009 15:29 WIB
PSB SMU 5 dan 3 Dibanjiri Pendaftar -
Sabtu, 04/07/2009 14:49 WIB
108 Makanan Vegetarian Dipamerkan di Riau Junction
Indeks Berita
Rabu, 19/11/2008 14:13 WIB
Bangun Rumah Makan di Baksil
PT EGI Jamin RTH Baksil Akan Dipertahankan
Andri Haryanto - detikBandung

Bandung -
Meski rencana pengembangan kawasan Babakan Siliwangi (Baksil) terus menuai protes, namun PT Esa Gemilang Indah (Istana Group) tetap berkoar-koar jika pembangunan kawasan komersil di Baksil akan tetap memperhatikan penghijauan. Pembangunan kawasan komersil akan mengedepankan konsep tradisional.
Hal itu disampaikan salah satu tim arsitek PT EGI Iwan Sunaryo dalam diskusi dan workshop Revitalisasi Kawasan Tamansari dan Lembah Cikapundung di Gedung Indonesia Menggugat, Jalan Perintis Kemerdekaan, Rabu (19/11/2008).
"Penataaan di kawasan Baksil akan dibuat ruang seperti Brisbane di Australia, bagaimana ruang komersil bisa dinikmati oleh masyarakat umum. Nantinya kami akan membangun kawasan komersil di Baksil dengan konsep tradisional," katanya.
Konsep pembangunan tradisional tersebut, kata dia, salahnya dengan membangun rumah makan berupa rumah joglo atau rumah kayu. Di mana jarak dari rumah satu ke rumah lainnya dihubungkan dengan jembatan kayu.
"Ini akan membuat ruang terbuka hijau tetap ada. Jadi tidak benar di Baksil akan dibangun dengan beton," sangkal Iwan. Rencananya PT EGI akan membangun rumah makan, taman bermain, galeri seni dan ampi theater.
Menanggapi pemaparan tersebut, salah seorang peserta diskusi menyatakan khawatir dengan rencana pembangunan di kawasan Babakan siliwangi, karena bisa menjadikan pemicu pembangunan lainnya.
"Ciwalk dulu mal kecil. Namun, makin kesini pembangunan makin besar, semisal pembangunan apartemen yang berada di kawasan Ciwalk," ujar seorang peserta perempuan yang hadir mencontohkan.
"Pemerintah untuk hal seperti ini, jangan mau dikadalin pengembang," peserta tadi menegaskan.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung
(ern/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Bangun Rumah Makan di Baksil
PT EGI Jamin RTH Baksil Akan Dipertahankan
Andri Haryanto - detikBandung

Hal itu disampaikan salah satu tim arsitek PT EGI Iwan Sunaryo dalam diskusi dan workshop Revitalisasi Kawasan Tamansari dan Lembah Cikapundung di Gedung Indonesia Menggugat, Jalan Perintis Kemerdekaan, Rabu (19/11/2008).
"Penataaan di kawasan Baksil akan dibuat ruang seperti Brisbane di Australia, bagaimana ruang komersil bisa dinikmati oleh masyarakat umum. Nantinya kami akan membangun kawasan komersil di Baksil dengan konsep tradisional," katanya.
Konsep pembangunan tradisional tersebut, kata dia, salahnya dengan membangun rumah makan berupa rumah joglo atau rumah kayu. Di mana jarak dari rumah satu ke rumah lainnya dihubungkan dengan jembatan kayu.
"Ini akan membuat ruang terbuka hijau tetap ada. Jadi tidak benar di Baksil akan dibangun dengan beton," sangkal Iwan. Rencananya PT EGI akan membangun rumah makan, taman bermain, galeri seni dan ampi theater.
Menanggapi pemaparan tersebut, salah seorang peserta diskusi menyatakan khawatir dengan rencana pembangunan di kawasan Babakan siliwangi, karena bisa menjadikan pemicu pembangunan lainnya.
"Ciwalk dulu mal kecil. Namun, makin kesini pembangunan makin besar, semisal pembangunan apartemen yang berada di kawasan Ciwalk," ujar seorang peserta perempuan yang hadir mencontohkan.
"Pemerintah untuk hal seperti ini, jangan mau dikadalin pengembang," peserta tadi menegaskan.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung
(ern/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
