- [SHARE INFO] Bagaimana Me... hackersmooth88
- masuk ke PC orang lain... allegro
- Seting mail pop3 mengguna... irwancom
- Daftar blog-blog kamu di ... erwin_pikko
- Daftar e Wifi gratis Nang... aktavianto
- [Phreaking]moga aja gag d... allegro
Berita Lain
-
Sabtu, 03/01/2009 13:07 WIB
Merchandise Topang 75 Persen Keuangan Brotherhood -
Sabtu, 03/01/2009 08:59 WIB
Cari Merchandise Brotherhood? Datang Saja ke Braga -
Kamis, 01/01/2009 11:30 WIB
Trilogi Menuju Bandung 200 Tahun -
Kamis, 01/01/2009 09:33 WIB
KPB, Wadah Apresiasi Para Fotografer -
Selasa, 30/12/2008 08:41 WIB
Blogger Peduli Anak Yatim Piatu
Voucher 15 Ribu dan Senyuman Anak-anak -
Selasa, 30/12/2008 08:13 WIB
Peduli Yatim Piatu, Blogger Bandung Undang Makan Panti Asuhan
Indeks Berita
Rabu, 19/11/2008 13:32 WIB
Geliat Komunitas Hip Hop di Bandung
Ema Nur Arifah - detikBandung

Bandung -
Komunitas ini besar tapi seperti bersembunyi. Padahal, setiap tahunnya anggota komunitas ini terus meningkat di Kota Bandung. Mungkin tidak banyak yang tahu, di samping musik underground yang terus mengakar di Bandung, hip hop pun memiliki penggemarnya tersendiri.
Dituturkan Jay, pengelola Remains, dulu sekitar awal 90-an sebuah komunitas hip hop jalanan biasa mangkal setiap malam Minggu di Dago. "Waktu itu nebeng listriknya ke tukang jualan jus," tutur Jay.
Saat itu tak hanya komunitas hip hop yang berkumpul tapi juga diramaikan oleh komunitas breakdance. Tapi ketika permainan di jalanan pun tidak dilarang. Maka tidak ada lagi komunitas yang berkumpul di Dago.
Komunitas hip hop pun kian membesar di Bandung. Di samping Impartarial sebuah wadah baru dengan nama Bandung Keeper pun dibentuk tahun 2000-an.
Menurut Jay, komunitas ini untuk menjaga agar generasi hip hop tidak mati. Sekaligus memperlihatkan bahwa anggapan hip hop itu menghabiskan banyak uang tidaklah benar. "Hip hop adalah musik yang datang dari jalanan," tutur beatmaker hip hop ini.
Anggota komunitas ini juga sudah mencapai ratusan. Untuk menyalurkan bakat sekaligus membagi ilmu hip hop, komunitas ini juga membuka kelas hip hop gratis. Di mana salah satu tempat yang digunakan adalah Remains.
"Dalam kelas kita berbagi tentang hip hop belajar tentang lirik," tuturnya. Setelah mengikuti kelas diskusi, para anggota bisa langsung praktek di markasnya Bandung Keeper sekaligus tempat berkumpulnya Dj-DJ Bandung yaitu di Kronik Jalan Gegerkalong. Di Kronik ini pula sering diadakan gigs-gigs yang menampilkan grup grup hip hop.
Jay menambahkan, komunitas hip hop Bandung bisa dibilang solid. Tak hanya sesama komunitas tapi dengan genre musik lain.
Tak hanya untuk orang Bandung. Merchandise dan musik Homicide pun juga digemari komunitas hip hop di lura negeri. Melalui layanan dunia maya di
www.nekrophonedaysalbum.com komunitas hip hop di Rotterdam dan Amerika pun meminta merchandise Homicide diterbangkan ke sana.
Kabar-kabar komunitas di Bandung ada di Forumbandung.(ema/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Geliat Komunitas Hip Hop di Bandung
Ema Nur Arifah - detikBandung
Video Terkait
Dituturkan Jay, pengelola Remains, dulu sekitar awal 90-an sebuah komunitas hip hop jalanan biasa mangkal setiap malam Minggu di Dago. "Waktu itu nebeng listriknya ke tukang jualan jus," tutur Jay.
Saat itu tak hanya komunitas hip hop yang berkumpul tapi juga diramaikan oleh komunitas breakdance. Tapi ketika permainan di jalanan pun tidak dilarang. Maka tidak ada lagi komunitas yang berkumpul di Dago.
Komunitas hip hop pun kian membesar di Bandung. Di samping Impartarial sebuah wadah baru dengan nama Bandung Keeper pun dibentuk tahun 2000-an.
Menurut Jay, komunitas ini untuk menjaga agar generasi hip hop tidak mati. Sekaligus memperlihatkan bahwa anggapan hip hop itu menghabiskan banyak uang tidaklah benar. "Hip hop adalah musik yang datang dari jalanan," tutur beatmaker hip hop ini.
Anggota komunitas ini juga sudah mencapai ratusan. Untuk menyalurkan bakat sekaligus membagi ilmu hip hop, komunitas ini juga membuka kelas hip hop gratis. Di mana salah satu tempat yang digunakan adalah Remains.
"Dalam kelas kita berbagi tentang hip hop belajar tentang lirik," tuturnya. Setelah mengikuti kelas diskusi, para anggota bisa langsung praktek di markasnya Bandung Keeper sekaligus tempat berkumpulnya Dj-DJ Bandung yaitu di Kronik Jalan Gegerkalong. Di Kronik ini pula sering diadakan gigs-gigs yang menampilkan grup grup hip hop.
Jay menambahkan, komunitas hip hop Bandung bisa dibilang solid. Tak hanya sesama komunitas tapi dengan genre musik lain.
Tak hanya untuk orang Bandung. Merchandise dan musik Homicide pun juga digemari komunitas hip hop di lura negeri. Melalui layanan dunia maya di
www.nekrophonedaysalbum.com komunitas hip hop di Rotterdam dan Amerika pun meminta merchandise Homicide diterbangkan ke sana.
Kabar-kabar komunitas di Bandung ada di Forumbandung.(ema/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk





