Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 472.000
-
Rp 2,771.000
Berita Lain
-
Rabu, 16/05/2012 17:54 WIB
Pengembalian Rp 5 Miliar Jadi Pertimbangan Pengalihan Tahanan -
Rabu, 16/05/2012 17:36 WIB
Grup Pecinta Lagu dan PSM Unpad Gelar Konser Kolaborasi -
Rabu, 16/05/2012 17:21 WIB
Sidang KIP Jabar, Setda dan Disdik Divonis 'Bersalah' -
Rabu, 16/05/2012 16:22 WIB
Rumah Renovasi Ambruk di Pasirkoja, 2 Pekerja Nyaris Tertimbun -
Rabu, 16/05/2012 16:09 WIB
Hakim Tipikor Alihkan Status Tahanan Lima Terdakwa Bansos -
Rabu, 16/05/2012 16:00 WIB
100 Vendor Pernikahan Hadir di Pusdai
Indeks Berita
Forum Bandung
Thread Pilihan

Rabu, 16/05/2012 17:08 WIB
67 Tim Siap Ramaikan Kontes Robot Indonesia
Posted : Binggos
Rabu, 12/11/2008 19:31 WIB
Bandung Comtech 2008
Pendidikan Lebih Dulu, Baru Industri
Dwiyanti Nandang - detikBandung
Bandung -
Dalam kondisi krisis, bukan berarti industri IT lantas berdiam diri. Memberikan perhatian lebih besar untuk edukasi akan menjadi investasi yang pada akhirnya menguntungkan dunia industri.
Dari apa yang terlihat di Bandung Comtech 2008 yang digelar di BeMall 12-16 November 2008, kesulitan ekonomi ternyata tidak mencegah digelarnya pameran produk-produk IT. Berbagai kalangan di antaranya akademisi seperti kampus, bisnis dan pemerintah, tetap berusaha melakukan sesuatu.
Beberapa komunitas juga terlibat seperti ROCI yang menggelar demo dan pelatihan Membuat Robot Itu Mudah, serta seminar open source untuk pendidikan oleh IGOS Center Bandung. Selain itu ada workshop membedah rahasia E-Commerce.
Dijelaskan Andi Tanudireja, coordinator event Bandung Comtech 2008, kombinasi ragam pihak dan komunitas di atas diharapkan dapat menjembatani kepentingan mereka terkait dengan dunia IT. "Jika target komersil sulit dicapai dalam kondisi krisis, faktor pendidikan menjadi target yang sangat strategis dan memang dibutuhkan," ujarnya di BeMall, Rabu (12/11/2008).
"Hasilnya mungkin tidak terlihat saat ini, tetapi jika masyarakat semakin terdidik tentang teknologi maka nantinya juga mereka akan butuh produk-produk teknologi. Misalnya dulu tidak tahu internet, setelah tahu mereka akan mencari ISP agar bisa menggunakan internet," lanjut Andi.
Setelah tahun lalu dikunjungi 7.000 sampai 8.000 orang per hari selama lima hari, Bandung Comtech kali ini juga diharapkan sama. "Jika ada kenaikan pengunjung, ini akan menjadi indikator besarnya ketertarikan masyarakat Kota Bandung terhadap IT," tegasnya.
*)Penulis merupakan mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Semester 7. Tulisan ini dibuat dalam kegiatan Sehari Menjadi Wartawan Detikcom di BeMall, 12-16 November 2008.
(lom/lom)
Bandung Comtech 2008
Pendidikan Lebih Dulu, Baru Industri
Dwiyanti Nandang - detikBandung
Dari apa yang terlihat di Bandung Comtech 2008 yang digelar di BeMall 12-16 November 2008, kesulitan ekonomi ternyata tidak mencegah digelarnya pameran produk-produk IT. Berbagai kalangan di antaranya akademisi seperti kampus, bisnis dan pemerintah, tetap berusaha melakukan sesuatu.
Beberapa komunitas juga terlibat seperti ROCI yang menggelar demo dan pelatihan Membuat Robot Itu Mudah, serta seminar open source untuk pendidikan oleh IGOS Center Bandung. Selain itu ada workshop membedah rahasia E-Commerce.
Dijelaskan Andi Tanudireja, coordinator event Bandung Comtech 2008, kombinasi ragam pihak dan komunitas di atas diharapkan dapat menjembatani kepentingan mereka terkait dengan dunia IT. "Jika target komersil sulit dicapai dalam kondisi krisis, faktor pendidikan menjadi target yang sangat strategis dan memang dibutuhkan," ujarnya di BeMall, Rabu (12/11/2008).
"Hasilnya mungkin tidak terlihat saat ini, tetapi jika masyarakat semakin terdidik tentang teknologi maka nantinya juga mereka akan butuh produk-produk teknologi. Misalnya dulu tidak tahu internet, setelah tahu mereka akan mencari ISP agar bisa menggunakan internet," lanjut Andi.
Setelah tahun lalu dikunjungi 7.000 sampai 8.000 orang per hari selama lima hari, Bandung Comtech kali ini juga diharapkan sama. "Jika ada kenaikan pengunjung, ini akan menjadi indikator besarnya ketertarikan masyarakat Kota Bandung terhadap IT," tegasnya.
*)Penulis merupakan mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Semester 7. Tulisan ini dibuat dalam kegiatan Sehari Menjadi Wartawan Detikcom di BeMall, 12-16 November 2008.
(lom/lom)


Sending your message