Forum Bandung
- Green Kosmetik cantik dan... ladyhot13
- Info Belanja Bandung... ugichaos
- Jual aksesoris cewek mula... galletho
- All about HP... Fadey Jevera
- Toko... hishigi mibu
- Harga Gress & 2nd... nitnot
Berita Lain
-
Rabu, 27/05/2009 10:11 WIB
Rangga Point
Buat Event Untuk Gaet Pasar -
Rabu, 27/05/2009 09:10 WIB
Rangga Point
Distro dan One Stop Shopping Baru -
Rabu, 31/12/2008 07:59 WIB
iHAQi, Dakwah Kreatif Lewat Kaos Oblong -
Sabtu, 20/12/2008 10:08 WIB
Gaun Simple untuk Pesta dari Sofie'sticated -
Jumat, 12/12/2008 12:20 WIB
Gandeng Band Indie Produksi Merchandise -
Jumat, 12/12/2008 08:34 WIB
Dari Nitip Jadi Tempat Titipan
Indeks Berita
Rabu, 12/11/2008 09:53 WIB
Warna-warni Produk Impor di Dreamy Butik
Ema Nur Arifah - detikBandung

Bandung -
Tak hanya FO juga distro, Bandung pun kian diramaikan dengan butik. Tapi banyak di antara butik-butik tersebut yang tidak membuat desain baju sendiri. Para pengusaha butik lebih memilih mengimpor produk dari luar khususnya Cina.
Misalnya Dreamy Butik, Jalan Ibu Inggit Ganarsih yang baru berdiri sekitar enam bulan yang lalu. Pemilik butik lebih memilih menjual produk-produk dari luar negeri. Meskipun masih ada sejumlah produk lokal yang ada di sini.
"Rencananya ingin buat produk sendiri tapi saat ini belum. Jadi saya impor dulu produk dari luar seperti Hongkong" tutur pemilik Dreamy Butik Yen Li.
Alasan Yen Li membeli produk dari luar karena harga pakaian di sana tidak jauh dengan harga pakaian lokal. Bahkan dari segi model dan warna pakaian impor lebih bervariasi.
"Harga di sana murah. Tidak jauh dengan yang lokal. Tapi kalau ada barang lokal yang bagus-bagus kita juga beli," ujarnya.
Lebih lanjut Yen Li menuturkan di negara-negara seperti Hongkong terdapat beberapa musim. Ketika berganti musim, pakaian-pakaian untuk musim sebelumnya biasanya diobral sehingga harganya benar-benar murah.
Tapi Yen Li sendiri tidak dengan sengaja membeli pakaian ke sana. Biasanya, dia baru membeli jika ada kerabat atau dirinya sendiri yang pergi ke luar negeri.
"Kalau sengaja membeli malah akan lebih mahal karena ada biaya transportasi dan lain-lain," paparnya.
Murahnya harga pembelian tentu saja membuat harga pakaian di Dreamy Butik bisa dikatakan murah dibandingkan butik lain yang membuat pakaiannya sendiri.
Didominasi baju-baju kasual harga-harganya banyak yang berada di bawah seratus ribu. Bahkan jika mau disandingkan dengan Department Store pun harga pakaian di butik ini cukup bersaing.
Butik-butik lain yang juga didominasi pakaian-pakaian impor misalnya Me & My Sis Glamorous Boutique di Jalan Progo No 5, Addict Butik di Jalan Banteng atau Tamichi di Jalan Trunojoyo. Butik-butik ini tidak hanya mengimpor pakaian tapi juga produk lainnya seperti tas, sepatu dan aksesoris.
Ayo ngumpul di Forumbandung ngobrolin FO/Distro di Bandung.(ema/afz)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Warna-warni Produk Impor di Dreamy Butik
Ema Nur Arifah - detikBandung
Foto Terkait
Misalnya Dreamy Butik, Jalan Ibu Inggit Ganarsih yang baru berdiri sekitar enam bulan yang lalu. Pemilik butik lebih memilih menjual produk-produk dari luar negeri. Meskipun masih ada sejumlah produk lokal yang ada di sini.
"Rencananya ingin buat produk sendiri tapi saat ini belum. Jadi saya impor dulu produk dari luar seperti Hongkong" tutur pemilik Dreamy Butik Yen Li.
Alasan Yen Li membeli produk dari luar karena harga pakaian di sana tidak jauh dengan harga pakaian lokal. Bahkan dari segi model dan warna pakaian impor lebih bervariasi.
"Harga di sana murah. Tidak jauh dengan yang lokal. Tapi kalau ada barang lokal yang bagus-bagus kita juga beli," ujarnya.
Lebih lanjut Yen Li menuturkan di negara-negara seperti Hongkong terdapat beberapa musim. Ketika berganti musim, pakaian-pakaian untuk musim sebelumnya biasanya diobral sehingga harganya benar-benar murah.
Tapi Yen Li sendiri tidak dengan sengaja membeli pakaian ke sana. Biasanya, dia baru membeli jika ada kerabat atau dirinya sendiri yang pergi ke luar negeri.
"Kalau sengaja membeli malah akan lebih mahal karena ada biaya transportasi dan lain-lain," paparnya.
Murahnya harga pembelian tentu saja membuat harga pakaian di Dreamy Butik bisa dikatakan murah dibandingkan butik lain yang membuat pakaiannya sendiri.
Didominasi baju-baju kasual harga-harganya banyak yang berada di bawah seratus ribu. Bahkan jika mau disandingkan dengan Department Store pun harga pakaian di butik ini cukup bersaing.
Butik-butik lain yang juga didominasi pakaian-pakaian impor misalnya Me & My Sis Glamorous Boutique di Jalan Progo No 5, Addict Butik di Jalan Banteng atau Tamichi di Jalan Trunojoyo. Butik-butik ini tidak hanya mengimpor pakaian tapi juga produk lainnya seperti tas, sepatu dan aksesoris.
Ayo ngumpul di Forumbandung ngobrolin FO/Distro di Bandung.(ema/afz)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk




