- [SHARE INFO] Bagaimana Me... hackersmooth88
- masuk ke PC orang lain... allegro
- Seting mail pop3 mengguna... irwancom
- Daftar blog-blog kamu di ... erwin_pikko
- Daftar e Wifi gratis Nang... aktavianto
- [Phreaking]moga aja gag d... allegro
Berita Lain
-
Sabtu, 03/01/2009 13:07 WIB
Merchandise Topang 75 Persen Keuangan Brotherhood -
Sabtu, 03/01/2009 08:59 WIB
Cari Merchandise Brotherhood? Datang Saja ke Braga -
Kamis, 01/01/2009 11:30 WIB
Trilogi Menuju Bandung 200 Tahun -
Kamis, 01/01/2009 09:33 WIB
KPB, Wadah Apresiasi Para Fotografer -
Selasa, 30/12/2008 08:41 WIB
Blogger Peduli Anak Yatim Piatu
Voucher 15 Ribu dan Senyuman Anak-anak -
Selasa, 30/12/2008 08:13 WIB
Peduli Yatim Piatu, Blogger Bandung Undang Makan Panti Asuhan
Indeks Berita
Jumat, 07/11/2008 08:46 WIB
Melihat Hantu dari Vietnam
Ema Nur Arifah - detikBandung

Bandung -
Sketsa-sketsa itu bercerita. Penggambaran dari pengalaman sebuah perjalanan yang salah satunya menyampaikan kematian. Kematian dari Hanoi, Vietnam.
Hantu-hantu dari Hanoi atau Les Fantomes de Hanoi adalah album komik karya komikus asal Angouleme Prancis, Gerald Gorridge di tahun 2006.
"Hantu di sini memiliki banyak arti, banyak signifikansi," tutur Gerald dalam pembukaan pameran komiknya 'Hantu-hantu dari Hanoi di Centre Cultural du Francais (CCF) Jalan Purnawarman, Kamis (6/11/2008) malam.
Menurut Gerald hantu bisa diartikan sebagai bayangan-bayangan yang keluar dari tubuh orang yang meninggal. Dalam albumnya ini Gerald menampilkan beberapa kematian termasuk kematian seorang pamannya yang meninggal semasa penjajahan Prancis ke Vietnam.
Dalam pameran komiknya yang digelar dari 7-8 November ini Gerald menyampaikan pengalamannya selama berada di Vietnam. Sebuah pandangan terhadap kebudayaan Vietnam yang dia temukan sendiri dalam perjalanannya.
"Pandangan dari orang Eropa terhadap Asia," demikian disebutkan Gerald. Gerald mengaku sudah tertarik dengan Asia sejak beberapa waktu lalu. Dia sudah mengunjungi Vietnam sebanyak 17 kali, Cina sebanyak 2 kali, Korea Selatan satu kali dan saat ini baru datang ke Indonesia.
Maka Gerald pun bisa mengartikan kata hantu sebagai bayangan-bayangan pengalamannya selama di Vietnam yang terus menghantui. Gerald pun mengiyakan ketika ditanya mungkin saja hantunya adalah dia sendiri yang menghantui Vietnam selama belasan kali kunjungannya.
"Semua pengalaman itu begitu berharga. Gambar mewakili saya bercerita mengenai pengalaman tersebut," papar pria yang juga berprofesi sebagai guru di sekolah komik di Prancis.
Dalam pamerannya, Gerald tak hanya mendisplay album komiknya tapi juga potret-potret proses pembuatan sketsa album dari mulai sketsa mentah sampai hasil akhir.
Pameran Hantu-Hantu dari Hanoi ini merupakan pameran komik kedua yang digelar CCF setelah sebelumnya menggelar Seabad komik berbahasa Perancis. Selama dua hari berlangsungnya Pameran Hantu-hantu dari Hanoi diadakan juga workshop komik yang bekerjasama dengan Komunitas Cergam Bandung Manyala.
Kabar-kabar komunitas di Bandung ada di Forumbandung.(ema/afz)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Melihat Hantu dari Vietnam
Ema Nur Arifah - detikBandung
Hantu-hantu dari Hanoi atau Les Fantomes de Hanoi adalah album komik karya komikus asal Angouleme Prancis, Gerald Gorridge di tahun 2006.
"Hantu di sini memiliki banyak arti, banyak signifikansi," tutur Gerald dalam pembukaan pameran komiknya 'Hantu-hantu dari Hanoi di Centre Cultural du Francais (CCF) Jalan Purnawarman, Kamis (6/11/2008) malam.
Menurut Gerald hantu bisa diartikan sebagai bayangan-bayangan yang keluar dari tubuh orang yang meninggal. Dalam albumnya ini Gerald menampilkan beberapa kematian termasuk kematian seorang pamannya yang meninggal semasa penjajahan Prancis ke Vietnam.
Dalam pameran komiknya yang digelar dari 7-8 November ini Gerald menyampaikan pengalamannya selama berada di Vietnam. Sebuah pandangan terhadap kebudayaan Vietnam yang dia temukan sendiri dalam perjalanannya.
"Pandangan dari orang Eropa terhadap Asia," demikian disebutkan Gerald. Gerald mengaku sudah tertarik dengan Asia sejak beberapa waktu lalu. Dia sudah mengunjungi Vietnam sebanyak 17 kali, Cina sebanyak 2 kali, Korea Selatan satu kali dan saat ini baru datang ke Indonesia.
Maka Gerald pun bisa mengartikan kata hantu sebagai bayangan-bayangan pengalamannya selama di Vietnam yang terus menghantui. Gerald pun mengiyakan ketika ditanya mungkin saja hantunya adalah dia sendiri yang menghantui Vietnam selama belasan kali kunjungannya.
"Semua pengalaman itu begitu berharga. Gambar mewakili saya bercerita mengenai pengalaman tersebut," papar pria yang juga berprofesi sebagai guru di sekolah komik di Prancis.
Dalam pamerannya, Gerald tak hanya mendisplay album komiknya tapi juga potret-potret proses pembuatan sketsa album dari mulai sketsa mentah sampai hasil akhir.
Pameran Hantu-Hantu dari Hanoi ini merupakan pameran komik kedua yang digelar CCF setelah sebelumnya menggelar Seabad komik berbahasa Perancis. Selama dua hari berlangsungnya Pameran Hantu-hantu dari Hanoi diadakan juga workshop komik yang bekerjasama dengan Komunitas Cergam Bandung Manyala.
Kabar-kabar komunitas di Bandung ada di Forumbandung.(ema/afz)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk




