Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Minggu, 21/03/2010 19:57 WIB
Heryawan: Selamat Menempuh Ujian Nasional -
Minggu, 21/03/2010 19:18 WIB
PKS Bandung Kumpulkan Rp 58 Juta untuk Palestina -
Minggu, 21/03/2010 18:02 WIB
Warga Coblong Idap Kanker Payudara
Benjolan di Tubuh Lala Menyebar -
Minggu, 21/03/2010 17:25 WIB
Ujian Nasional 2010
Mencontek, Siswa Akan Dipindahkan ke Ruang Khusus -
Minggu, 21/03/2010 17:14 WIB
Warga Coblong Idap Kanker Payudara
Lala Dirawat di RSHS -
Minggu, 21/03/2010 15:35 WIB
Ujian Nasional 2010
Kadisdik: Tak Perlu Polisi di Sekolah
Indeks Berita
Jumat, 17/10/2008 17:26 WIB
Kepala Daerah Salahi Tata Ruang
Wali Kota Bandung: Semua Kepala Daerah di Indonesia Bisa Dibui
Andri Haryanto - detikBandung

Bandung -
Ancaman dibui 15 tahun penjara bagi kepala daerah yang menyalahi tata ruang, dinilai Wali Kota Bandung Dada Rosada tak masuk akal. Menurutnya jika hanya gara-gara ruang terbuka hijau (RTH) belum memenuhi kuota, lantas kepala daerah bisa dipenjara, maka seluruh bupati dan wali kota di Indonesia bisa dibui.
"Apa benar kalau saya engga mampu memenuhi kuota 30 persen RTH, apakah benar saya akan dipidana? Kalau begitu, seluruh bupati dan wali kota di Indonesia harus berhenti dong, karena semua dibui," cetusnya di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Jumat (17/10/2008).
Meski masih dibawah kuota 30 persen, Dada menyatakan peningkatan RTH di Bandung selama kepemimpinannya lima tahun terakhir ini cukup besar. "Saat saya jadi wali kota pada 2003 lalu, RTH di Bandung hanya 1,3 persen. Nah sekarang posisinya sudah 8 persen sekian. Ini kan cukup meningkat," ujarnya.
Dada optimistis dalam lima tahun ke depan, kuota RTH 30 persen akan bisa tercapai. Pemkot, menurutnya sudah punya rencana untuk membuat RTH di tiga lokasi, yaitu Pasir Impun, Cicabe, dan Lapangan Abra.
"Untuk Cicabe 4 hektare, Pasir Impun 4 hektare, dan lapangan Abra 1,9 hektare. Nah ini sudah mencapai 10 persen," katanya.
Sepuluh persen lain, kata dia, dicukupi oleh masyarakat. Warga Bandung, kata dia, harus membuat ruang terbuka hijau di rumah dan lingkungannya. "Kalau perlu saya nanti membuat semacam lomba, seperti lomba taman kota atau RTH, pokoknya yang terkait penghijauan. Kalau masyarakat diajak, pasti mau," kata Dada.(ern/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Kepala Daerah Salahi Tata Ruang
Wali Kota Bandung: Semua Kepala Daerah di Indonesia Bisa Dibui
Andri Haryanto - detikBandung

"Apa benar kalau saya engga mampu memenuhi kuota 30 persen RTH, apakah benar saya akan dipidana? Kalau begitu, seluruh bupati dan wali kota di Indonesia harus berhenti dong, karena semua dibui," cetusnya di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Jumat (17/10/2008).
Meski masih dibawah kuota 30 persen, Dada menyatakan peningkatan RTH di Bandung selama kepemimpinannya lima tahun terakhir ini cukup besar. "Saat saya jadi wali kota pada 2003 lalu, RTH di Bandung hanya 1,3 persen. Nah sekarang posisinya sudah 8 persen sekian. Ini kan cukup meningkat," ujarnya.
Dada optimistis dalam lima tahun ke depan, kuota RTH 30 persen akan bisa tercapai. Pemkot, menurutnya sudah punya rencana untuk membuat RTH di tiga lokasi, yaitu Pasir Impun, Cicabe, dan Lapangan Abra.
"Untuk Cicabe 4 hektare, Pasir Impun 4 hektare, dan lapangan Abra 1,9 hektare. Nah ini sudah mencapai 10 persen," katanya.
Sepuluh persen lain, kata dia, dicukupi oleh masyarakat. Warga Bandung, kata dia, harus membuat ruang terbuka hijau di rumah dan lingkungannya. "Kalau perlu saya nanti membuat semacam lomba, seperti lomba taman kota atau RTH, pokoknya yang terkait penghijauan. Kalau masyarakat diajak, pasti mau," kata Dada.(ern/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (9 Komentar)




