Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 20:04 WIB
Tergerus Air Sungai, 3 Rumah Ambrol -
Selasa, 09/02/2010 19:49 WIB
Sengketa Lahan Gasibu
Tujuh Tergugat Menolak Eksekusi Kawasan Gasibu -
Selasa, 09/02/2010 19:33 WIB
Polisi Ditembak
Polisi Menduga Motifnya Dendam -
Selasa, 09/02/2010 19:03 WIB
Korps Kavaleri Prioritaskan Alutsista Buatan Dalam Negeri -
Selasa, 09/02/2010 18:34 WIB
Polisi Ditembak
Istri dan Kakak Ipar Endang Diperiksa Polisi -
Selasa, 09/02/2010 18:12 WIB
Polisi Ditembak
Brigadir Endang Ditembak dari Jarak 1 Meter
Indeks Berita
Rabu, 08/10/2008 10:26 WIB
Ricuh, Halal Bihalal PNS Pemkot Bandung Ibarat Ngantre Zakat
Andri Haryanto - detikBandung

Bandung -
Kericuhan terjadi diacara halal bihalal antara wali kota dan muspida di Taman Balai Kota Bandung. Kericuhan tersebut disebabkan karena antrean ribuan PNS dan tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut, Rabu (8/10/2008).
Pantauan detikbandung, ada dua kericuhan, yang pertama saat antrean saat mau bersalaman dengan Wali Kota Bandung Dada Rosada dan istrinya serta Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda dan istrinya. Kejadian tersebut membuat puluhan Satpol PP membentuk pagar betis dan melakukan sistem buka tutup antrean, seperti antre pembagian zakat atau BLT.
Kericuhan berikutnya terjadi di stan konsumsi tak jauh dari antrean tersebut. Di stan konsumsi, ratusan PNS yang bercampur dengan tamu undangan berebut makanan cepat saji yang disajikan oleh panitia. Suasana tak beda dengan antrean sembako. Ricuh, saling berebut.
Pembagian konsumsi yang dibagikan secara bebas menjadi penyebab ricuhnya. Kardus tempat makanan juga terlempar-lempar karena saling berebut. Satpol PP pun langsung membuat pagar betis untuk mengatur pembagian konsumsi.
Acara halal bihalal tersebut dimulai pukul 08.00 WIB. Selain ribuan PNS, tampak pula Ketua KPU Kota Bandung, Benny Moestofa dan staf serta para anggota dewan beserta istrinya.
Acara ini juga dimeriahkan oleh artis ibu kota, ST 12 yang langsung memainkan musiknya mengiringi acara. Suasana riang penuh kegembiraan tampak dalam acara itu saat Sekda Kota Edi Siswadi asik bernyanyi dengan iringan band.
Hingga pukul 10.00 WIB antrean masih terjadi, baik yang mau bersalaman dengan wali kota dan wakil wali kota maupun antre makanan.(afz/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Ricuh, Halal Bihalal PNS Pemkot Bandung Ibarat Ngantre Zakat
Andri Haryanto - detikBandung

Video Terkait
Foto Terkait
Pantauan detikbandung, ada dua kericuhan, yang pertama saat antrean saat mau bersalaman dengan Wali Kota Bandung Dada Rosada dan istrinya serta Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda dan istrinya. Kejadian tersebut membuat puluhan Satpol PP membentuk pagar betis dan melakukan sistem buka tutup antrean, seperti antre pembagian zakat atau BLT.
Kericuhan berikutnya terjadi di stan konsumsi tak jauh dari antrean tersebut. Di stan konsumsi, ratusan PNS yang bercampur dengan tamu undangan berebut makanan cepat saji yang disajikan oleh panitia. Suasana tak beda dengan antrean sembako. Ricuh, saling berebut.
Pembagian konsumsi yang dibagikan secara bebas menjadi penyebab ricuhnya. Kardus tempat makanan juga terlempar-lempar karena saling berebut. Satpol PP pun langsung membuat pagar betis untuk mengatur pembagian konsumsi.
Acara halal bihalal tersebut dimulai pukul 08.00 WIB. Selain ribuan PNS, tampak pula Ketua KPU Kota Bandung, Benny Moestofa dan staf serta para anggota dewan beserta istrinya.
Acara ini juga dimeriahkan oleh artis ibu kota, ST 12 yang langsung memainkan musiknya mengiringi acara. Suasana riang penuh kegembiraan tampak dalam acara itu saat Sekda Kota Edi Siswadi asik bernyanyi dengan iringan band.
Hingga pukul 10.00 WIB antrean masih terjadi, baik yang mau bersalaman dengan wali kota dan wakil wali kota maupun antre makanan.(afz/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (3 Komentar)


