Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Selasa, 24/11/2009 14:57 WIB
Akhmaloka Jadi Rektor ITB 2010-2014
Rektor Baru Harus Lebih Dekat dengan Mahasiswa -
Selasa, 24/11/2009 14:46 WIB
Farmasi ITB Belum Selidiki Efek Obat Kaki Gajah -
Selasa, 24/11/2009 14:22 WIB
Banjir Rendam Cieunteung
Sisa Air dan Lumpur Disedot Lima Unit Pompa -
Selasa, 24/11/2009 14:02 WIB
Akibat Macet, Bandung Rugi Rp 4,91 Triliun -
Selasa, 24/11/2009 13:49 WIB
Banjir Rendam Cieunteung
Warga Cieunteung Diminta Tetap Mengungsi -
Selasa, 24/11/2009 13:15 WIB
Pengajar Sosiologi Bikin Wadah Mandiri
Indeks Berita
Senin, 06/10/2008 11:48 WIB
Perawat RS Mata Cicendo Demo, Pelayanan Pasien Terganggu
Andrian Fauzi - detikBandung
Bandung -
Direktur Utama RS Mata Cicendo dr Kautsar SpM menyesalkan aksi unjuk rasa ratusan karyawan yang menuntutb transparansi, karena layanan pasien terganggu. Sampai-sampai, pihak RS harus menarik perawat di bagian perawatan ke bagian pemeriksaan untuk melayani pasien.
"Saya sesalkan kenapa mereka harus unjuk rasa. Sebenarnya apa yang mereka tuntut itu bisa dikomunikasikan, tak perlu seperti ini," ujarnya di RS Mata Cicendo, Jalan Cicendo, Senin (6/10/2008).
Menurut dia, biasanya setiap hari senin, jumlah pasien yang datang lebih banyak dari hari biasa. Akibat adanya demo ini, dia mengaku harus menarik perawat di lantai II bagian perawatan untuk layanan pemeriksaan di lantai I.
"Saya antisipasi ini dengan menarik perawat di latai II untuk membantu perawat di lantai I," katanya. Menurutnya, hal itu dilakukan karena pihaknya tak ingin pelayanan publik menjadi terganggu gara-gara demonstrasi.
Kautsar menyatakan mengenai tuntutan transparansi tunjangan yang diminta para karyawan, sebenarnya sejak awal pihak RS sudah transparan. "Saya terbuka, toh saya juga bagian dari mereka," ujarnya yang baru menjabat sebagai Dirut pada Juli 2008 ini.
Saat ditanya soal ketimpangan tunjangan yang diterima direksi dan karyawan, dia menyatakan jumlah tunjangan berbeda tergantung jabatan struktural. "Kalau saya jelas, semuanya sudah diatur dari SK Menkeu dan Menkes. Tunjangan saya belasan juta lah," katanya.
Tapi kalau dilihat dari gaji setiap bulan, Kautsar mengatakan tak berbeda jauh. "Kalau yang dipersoalkannya gaji yang kemarin, ya jelas jomplang, karena kita ada tunjangan rapel dari BLU (badan layanan umum) selama 8 bulan," ungkapnya.
Saat ini, demonstran sudah membubarkan diri setelah direksi menemui mereka. Namun belum ada titik temu antar kedua belah pihak.(ern/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Perawat RS Mata Cicendo Demo, Pelayanan Pasien Terganggu
Andrian Fauzi - detikBandung
"Saya sesalkan kenapa mereka harus unjuk rasa. Sebenarnya apa yang mereka tuntut itu bisa dikomunikasikan, tak perlu seperti ini," ujarnya di RS Mata Cicendo, Jalan Cicendo, Senin (6/10/2008).
Menurut dia, biasanya setiap hari senin, jumlah pasien yang datang lebih banyak dari hari biasa. Akibat adanya demo ini, dia mengaku harus menarik perawat di lantai II bagian perawatan untuk layanan pemeriksaan di lantai I.
"Saya antisipasi ini dengan menarik perawat di latai II untuk membantu perawat di lantai I," katanya. Menurutnya, hal itu dilakukan karena pihaknya tak ingin pelayanan publik menjadi terganggu gara-gara demonstrasi.
Kautsar menyatakan mengenai tuntutan transparansi tunjangan yang diminta para karyawan, sebenarnya sejak awal pihak RS sudah transparan. "Saya terbuka, toh saya juga bagian dari mereka," ujarnya yang baru menjabat sebagai Dirut pada Juli 2008 ini.
Saat ditanya soal ketimpangan tunjangan yang diterima direksi dan karyawan, dia menyatakan jumlah tunjangan berbeda tergantung jabatan struktural. "Kalau saya jelas, semuanya sudah diatur dari SK Menkeu dan Menkes. Tunjangan saya belasan juta lah," katanya.
Tapi kalau dilihat dari gaji setiap bulan, Kautsar mengatakan tak berbeda jauh. "Kalau yang dipersoalkannya gaji yang kemarin, ya jelas jomplang, karena kita ada tunjangan rapel dari BLU (badan layanan umum) selama 8 bulan," ungkapnya.
Saat ini, demonstran sudah membubarkan diri setelah direksi menemui mereka. Namun belum ada titik temu antar kedua belah pihak.(ern/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk




