Berita Lain

Indeks Berita

Sabtu, 20/09/2008 09:00 WIB
Ina Cookies, Serap 335 Karyawan Selama Ramadan
Ema Nur Arifah - detikBandung



Bandung - Suguhan kue-kue kering saat hari raya menjadi catatan wajib selain ketupat. Beberapa hari sebelum hari raya aroma pembakaran kue sudah tercium dari setiap rumah.

Kebutuhan akan kue kering inilah yang membuat usaha kue kering begitu menjamur menjelang hari raya. Memanfaatkan sebuah budaya yang ternyata bisa mendatangkan keuntungan yang tak sedikit.

Terutama masyarakat kota-kota besar yang cenderung menginginkan kepraktisan. Akhirnya lebih memilih membeli kue-kue kering yang sudah siap jual di pasaran daripada repot-repot mengaduk adonan kue di dapur.

Hal itulah yang membuat produsen kue kering tak hanya melipatgandakan jumlah produksi tapi juga jumlah pegawai.

Seperti halnya di Ina Cookies, Jalan Bojong Koneng 8, Cikutra. Di mana jika hari biasa produsen kue kering ini hanya mempekerjakan 40 karyawan saja, menjelang hari raya jumlah karyawan menjadi berlipat-lipat hingga 335 karyawan. Angka yang luar biasa.

Dari sekian banyak karyawan mayoritas adalah perempuan. Rata-rata pekerja paruh waktu ini masih berasal dari masyarakat sekitar.

Ina Rachmat (45) pemilik Ina Cookies mengatakan bertambahnya jumlah karyawan karena permintaan konsumen yang begitu banyak untuk hari raya terutama agen-agen dari Jakarta. Sebab 90 persen produk Ina Cookies dikirimkan ke Jakarta. Selain Jakarta juga ke Sumatera dan Surabaya.

"Target tahun ini kami memproduksi 21 ribu lusin toples," tutur Ibu tiga anak ini. Jumlah tersebut meningkat dari target tahun sebelumnya yang hanya 13 ribu lusin.

Untuk memenuhi target tersebut operasional kerja pun tidak berhenti dari pagi sampai malam. Dengan sistem shift proses pembuatan kue bisa berlangsung dari pukul 07.00 WIB-01.00 WIB dini hari.

"Dalam satu hari memproduksi 4000 toples kue. Itupun kadang-kadang masih kurang. Bahkan sampai ada agen yang nangis minta dikirimkan kue lagi," ujar Ina yang saat ditemui tengah sibuk menerima permintaan para agen.

Saat ini Ina Cookies memiliki 50 agen besar yang mayoritasnya ada di Jakarta. 50 agen tersebut kemungkinan memiliki sub agen lagi di mana setiap sub agen bisa minta didistribusikan sebanyak 200 lusin. Sistem penjualan pada agen yaitu beli putus.

Biasanya permintaan dari para agen tersebut sudah ada sebelum ramadan tiba. Bahkan, ungkap Ina, untuk lebaran tahun depan saja para agen sudah memesan jumlah lusin yang diinginkan.

"Tapi ada juga yang memesannya dadakan. Padahal saya minta pesan sebelum bulan puasa. Tetap saja ada yang memesan saat bulan puasa," jelasnya. Terkadang permintaan dadakan ini yang membuat ibu tiga anak ini kelabakan.

Untuk target tahun ini sebesar 21 ribu diperkirakan seminggu sebelum hari raya hanya tinggal 300 lusin. Kemudian disisakan untuk hari raya 100 lusin karena permintaan biasanya masih ada sampai akhirnya tidak lagi tersisa.
(ema/ema)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Foto Lain


Baca juga :