- [SHARE INFO] Bagaimana Me... hackersmooth88
- masuk ke PC orang lain... allegro
- Seting mail pop3 mengguna... irwancom
- Daftar blog-blog kamu di ... erwin_pikko
- Daftar e Wifi gratis Nang... aktavianto
- [Phreaking]moga aja gag d... allegro
Berita Lain
-
Sabtu, 03/01/2009 13:07 WIB
Merchandise Topang 75 Persen Keuangan Brotherhood -
Sabtu, 03/01/2009 08:59 WIB
Cari Merchandise Brotherhood? Datang Saja ke Braga -
Kamis, 01/01/2009 11:30 WIB
Trilogi Menuju Bandung 200 Tahun -
Kamis, 01/01/2009 09:33 WIB
KPB, Wadah Apresiasi Para Fotografer -
Selasa, 30/12/2008 08:41 WIB
Blogger Peduli Anak Yatim Piatu
Voucher 15 Ribu dan Senyuman Anak-anak -
Selasa, 30/12/2008 08:13 WIB
Peduli Yatim Piatu, Blogger Bandung Undang Makan Panti Asuhan
Indeks Berita
Jumat, 29/08/2008 10:41 WIB
Linux Go To School
Birokrasi dan Kurangnya Pemahaman Sekolah Jadi Penghambat
Salomo Sihombing - detikBandung

Bandung -
Meskipun Linux Go To School (LGTS) disenangi guru dan siswa karena manfaatnya yang begitu besar, namun kegiatan ini tidak berlangsung semulus kelihatannya. Faktor birokrasi lembaga pendidikan yang berbelit-belit serta kurangnya pemahaman pejabat sekolah tentang pentingnya perangkat lunak Open Source, masih jadi faktor penghambat.
Khusus di Bandung, kedua alasan di atas bahkan sampai mengakibatkan LGTS gagal diselenggarakan di beberapa sekolah yang awalnya direncanakan ikut terlibat.
"Awalnya kami ingin memusatkan kegiatan ini di satu SMA strategis di setiap rayon Kota Bandung. Tetapi karena terlalu ribet birokrasi di sekolah serta kurangnya pemahaman pejabat sekolah mengenai perangkat lunak Open Source, kegiatan ini akhirnya diselenggarakan di SMA yang memang bersedia,” tutur Yudha P Sunandar, koordinator kegiatan LGTS.
Lebih lanjut, Yudha juga menjelaskan, seharusnya kegiatan LGTS di SMAN 12 Bandung pada Kamis (28/8/2008) dihadiri oleh perwakilan siswa dan guru TIK di rayon Bandung Timur. Namun karena tidak adanya konfirmasi keikutsertaan hingga waktu yang telah ditentukan, akhirnya yang kami undang adalah guru dan siswa di SMAN 12 Bandung.
Menyoal SMAN 12 Bandung sendiri, Yudha menilai sangat baik dan perlu diacungi jempol karena kesadarannya akan perangkat lunak legal dan open source di tingkat pejabat sekolahnya sudah sangat bagus. Lebih dari itu, Yudha juga mengharapkan agar pejabat sekolah di SMA lain di kota Bandung perlu memiliki sikap serupa, membuka diri pada sesuatu yang positif dan selalu memperbaharui wawasannya mengenai teknologi pendidikan, khususnya pendidikan teknologi informasi.(lom/lom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Linux Go To School
Birokrasi dan Kurangnya Pemahaman Sekolah Jadi Penghambat
Salomo Sihombing - detikBandung
Khusus di Bandung, kedua alasan di atas bahkan sampai mengakibatkan LGTS gagal diselenggarakan di beberapa sekolah yang awalnya direncanakan ikut terlibat.
"Awalnya kami ingin memusatkan kegiatan ini di satu SMA strategis di setiap rayon Kota Bandung. Tetapi karena terlalu ribet birokrasi di sekolah serta kurangnya pemahaman pejabat sekolah mengenai perangkat lunak Open Source, kegiatan ini akhirnya diselenggarakan di SMA yang memang bersedia,” tutur Yudha P Sunandar, koordinator kegiatan LGTS.
Lebih lanjut, Yudha juga menjelaskan, seharusnya kegiatan LGTS di SMAN 12 Bandung pada Kamis (28/8/2008) dihadiri oleh perwakilan siswa dan guru TIK di rayon Bandung Timur. Namun karena tidak adanya konfirmasi keikutsertaan hingga waktu yang telah ditentukan, akhirnya yang kami undang adalah guru dan siswa di SMAN 12 Bandung.
Menyoal SMAN 12 Bandung sendiri, Yudha menilai sangat baik dan perlu diacungi jempol karena kesadarannya akan perangkat lunak legal dan open source di tingkat pejabat sekolahnya sudah sangat bagus. Lebih dari itu, Yudha juga mengharapkan agar pejabat sekolah di SMA lain di kota Bandung perlu memiliki sikap serupa, membuka diri pada sesuatu yang positif dan selalu memperbaharui wawasannya mengenai teknologi pendidikan, khususnya pendidikan teknologi informasi.(lom/lom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)


