Berita Lain

Indeks Berita


Jumat, 29/08/2008 08:59 WIB
Mengenal Ragam Busana Bollywood
Ema Nur Arifah - detikBandung



Bandung - Serangan film-film Bollywood beberapa waktu lalu di layar-layar televisi Indonesia tentunya membuat mata dan telinga masyarakat Indonesia akrab dengan budaya negeri tersebut. Tak hanya nyanyian dan lenggak-lenggok para aktrisnya, busana-busana yang menyuguhkan nuansa keanggunan para pemain menjadi daya tarik lainnya.

Tak hanya kain sari yang menjadi busana khas India. Tapi memiliki banyak ragam dengan cirinya masing-masing.

Vishal Takur Tharwani dari Vishal Butik menuturkan ada beberapa busana khas wanita India misalnya kain sari, curidar dan gagra coli.

Busan yang paling dikenal adalah kain sari. Kain sepanjang 6-7 meter ini dibuat sebagai kain penutup yang dililitkan ke tubuh hingga menutupi bagian dada.

Pemakaian kain sari dilengkapi dengan bagian dalam berupa rok dan blus kecil yang berukuran sampai di bawah dada sehingga memperlihatkan bagian perut dan pusar.

Menurut Vishal, jaman dulu, blus kecil ini biasanya menggunakan kancing tapi sekarang sudah lebih modern dengan model backless yang bertali-tali di bagian punggung.

Di India sendiri, ungkap Vishal, kain sari masih dipakai oleh masyarakat meskipun kebanyakan oleh wanita usia 50 tahun ke atas. Wanita-wanita muda biasanya menggunakan sari hanya untuk acara-acara tertentu. Untuk wanita-wanita yang bentuk perutnya sudah tidak terlihat bagus blus yang dipakai pun sampai menutup bagian
perut.

Sari biasa di gunakan untuk acara pernikahan sebagai tanda untuk menunjukan keluarga mempelai. Sari terbuat dari bahan-bahan organdi, katun, satin, juga tissue. Untuk jumlah lilitan tergantung keinginan pemakainya.Jika ingin kain yang menggantung di bahu lebih pendek maka lilitan kain di tubuh harus lebih banyak. Sebaliknya jika kain yang menggantung di bahu lebih panjang berarti lilitan sari harus lebih
sedikit.

Untuk mempermanis dan menjaga kain sari yang tergantung di bahu tidak jatuh bisa disematkan bros. Bisa juga dengan melilitkan kain sisa tersebut ke bagian lengan.

Curidar, dibandingkan dengan sari busana ini terasa lebih bebas. Modelnya seperti busana muslim yang tediri dari two pieces. Bagian atas yang panjang dengan bordir-bordir dan celana panjang.

Curidar memiliki khas di bagian ujung celana yang berkertu-kerut. Jika celana normal dibuat dalam ukuran 90 panjang centimeter maka untuk curidar dibuat 120 centimeter. Untuk bagian kerah Untuk kerah bisa bermain dalam bentuk heart dan variasi lain tergantung keinginan. Curidar tak selalu bertangan panjang. Penambahan selendang menjadi ciri khas lain yang dimiliki busana ini.

Beda halnya dengan sari, curidar lebih bebas digunakan untuk pakaian sehari-hari, busana kerja atau busana pesta dengan penambahan payet-payet di bagian bordir.

Warna-waran yang digunakan biasanya warna-warna polos. Curidar putih adalah busana khas yang digunakan dalam suasana berkabung.

Busana lainnya adalah gagra coli. Seperti halnya sari, gagra coli terdiri dari blus setinggi bawah dada, selendang dengan bagian bawah tidak berupa lilitan melainkan rok. Bagian blus biasanya diberi sentuhan bordir dan payet-payet hingga terkesan lebih etnik.

Untuk busana laki-laki misalnya Sherwani. Sherwani adalah baju berbahan tebal biasanya terbuat dari wool yang mirip baju taqwa. Ukuran panjangnya sebatas pinggul. Proses pembuatannya lebih mirip jas. Biasanya digunakan untuk acara pernikahan.

Jika pakaian yang digunakan untuk sehari-hari namanya kurta. Bahan kurta lebih ringan jika dibandingkan sherwani. Mirip sherwani tapi dengan bordir kecil di bagian kerah. Kurta bisa dilengkapi dengan syal atau rompi.

Nah, busana mana yang memikat anda?(ema/afz)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Foto Lain


Baca juga :