Berita Lain

Indeks Berita

Kamis, 28/08/2008 18:08 WIB
Hindari Polisi, Tukang Parkir Ganesha Tak Pakai Seragam
Andri Haryanto - detikBandung



Bandung - Kebanyakan tukang parkir di sepanjang Jalan Ganesha, kampus ITB, ternyata tidak mengenakan seragam yang mencirikan tukang parkir. Mereka sengaja tidak mengenakan seragam untuk menghindari permintaan setoran dari polisi.

"Saat kita pakai seragam, kita sering dimintai setoran oleh polisi. Itu kenapa kita tidak pakai seragam. Agar bisa kucing-kucingan," ujar salah seorang pengelola lahan parkir di sepanjang Jalan Ganesha, Edward Oktavia (34) saat ditemui detikbandung, Kamis (29/8/2008).

Edwar mengaku mendapatkan omzet kotor hingga Rp 100 ribu per harinya. Setelah dipotong biaya operasional dan setoran ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung dan Satpol PP Kota Bandung, dirinya mendapatkan keuntungan Rp 50 ribu.

"Rata-rata Rp 100 ribu tapi dipotong setoran ke Dishub Rp 15 ribu dan Satpol PP Rp 2 ribu terus bayar anak buah, ya kira-kira Rp 50 ribu lah saya dapat," kata Edward.

Lahan parkir yang dia kelola kurang lebih 100 meter. Mulai dari gerbang timur kampus ITB hingga halte di depan masjid Salman. Sekali parkir mahasiswa memberikan uang sebesar Rp 2 ribu hingga 3 ribu.

Namun saat ini Edward tengah khawatir. Pasalnya informasi yang berkembang dikalangan pengelola parkir, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung yang selama ini menarik setoran dari para pengelola parkir akan menaikan jumlah setoran yang harus disetor.

"Katanya akan dinaikan menjadi Rp 20 ribu per hari. Sekarang Rp 15 ribu saja sudah berat apalagi Rp 20 ribu. Alasan mereka untuk peningkatan PAD," keluh Edward.

Sedikitnya ada 10 pengelola parkir di sepanjang Jalan Ganesha. Masing-masing pengelola parkir memiliki satu hingga tiga anak buah. Mereka mengatur dan menjaga mobil-mobil milik mahasiswa ITB yang diparkir.(afz/ern)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)

Foto Lain


Baca juga :