Forum Bandung
- Budak anyar hayang kenala... khebot
- Konseling Via Yahoo messe... kwong
- Susu High Protein Untuk Y... CrypTyC
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Sabtu, 04/07/2009 17:41 WIB
Afghan dan Rossa Meriahkan Kampanye Terakhir JK-Win -
Sabtu, 04/07/2009 16:14 WIB
Deg-degan Menunggu Pengumuman PSB -
Sabtu, 04/07/2009 15:46 WIB
Passing Grade Naik, Kualitas Pendidikan Meningkat -
Sabtu, 04/07/2009 15:29 WIB
PSB SMU 5 dan 3 Dibanjiri Pendaftar -
Sabtu, 04/07/2009 14:49 WIB
108 Makanan Vegetarian Dipamerkan di Riau Junction -
Sabtu, 04/07/2009 13:20 WIB
KPU Kota Bandung 'Senang' Sosialisasikan Pilpres di Klub Malam
Indeks Berita
Kamis, 28/08/2008 18:08 WIB
Hindari Polisi, Tukang Parkir Ganesha Tak Pakai Seragam
Andri Haryanto - detikBandung

Bandung -
Kebanyakan tukang parkir di sepanjang Jalan Ganesha, kampus ITB, ternyata tidak mengenakan seragam yang mencirikan tukang parkir. Mereka sengaja tidak mengenakan seragam untuk menghindari permintaan setoran dari polisi.
"Saat kita pakai seragam, kita sering dimintai setoran oleh polisi. Itu kenapa kita tidak pakai seragam. Agar bisa kucing-kucingan," ujar salah seorang pengelola lahan parkir di sepanjang Jalan Ganesha, Edward Oktavia (34) saat ditemui detikbandung, Kamis (29/8/2008).
Edwar mengaku mendapatkan omzet kotor hingga Rp 100 ribu per harinya. Setelah dipotong biaya operasional dan setoran ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung dan Satpol PP Kota Bandung, dirinya mendapatkan keuntungan Rp 50 ribu.
"Rata-rata Rp 100 ribu tapi dipotong setoran ke Dishub Rp 15 ribu dan Satpol PP Rp 2 ribu terus bayar anak buah, ya kira-kira Rp 50 ribu lah saya dapat," kata Edward.
Lahan parkir yang dia kelola kurang lebih 100 meter. Mulai dari gerbang timur kampus ITB hingga halte di depan masjid Salman. Sekali parkir mahasiswa memberikan uang sebesar Rp 2 ribu hingga 3 ribu.
Namun saat ini Edward tengah khawatir. Pasalnya informasi yang berkembang dikalangan pengelola parkir, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung yang selama ini menarik setoran dari para pengelola parkir akan menaikan jumlah setoran yang harus disetor.
"Katanya akan dinaikan menjadi Rp 20 ribu per hari. Sekarang Rp 15 ribu saja sudah berat apalagi Rp 20 ribu. Alasan mereka untuk peningkatan PAD," keluh Edward.
Sedikitnya ada 10 pengelola parkir di sepanjang Jalan Ganesha. Masing-masing pengelola parkir memiliki satu hingga tiga anak buah. Mereka mengatur dan menjaga mobil-mobil milik mahasiswa ITB yang diparkir.(afz/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Hindari Polisi, Tukang Parkir Ganesha Tak Pakai Seragam
Andri Haryanto - detikBandung

"Saat kita pakai seragam, kita sering dimintai setoran oleh polisi. Itu kenapa kita tidak pakai seragam. Agar bisa kucing-kucingan," ujar salah seorang pengelola lahan parkir di sepanjang Jalan Ganesha, Edward Oktavia (34) saat ditemui detikbandung, Kamis (29/8/2008).
Edwar mengaku mendapatkan omzet kotor hingga Rp 100 ribu per harinya. Setelah dipotong biaya operasional dan setoran ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung dan Satpol PP Kota Bandung, dirinya mendapatkan keuntungan Rp 50 ribu.
"Rata-rata Rp 100 ribu tapi dipotong setoran ke Dishub Rp 15 ribu dan Satpol PP Rp 2 ribu terus bayar anak buah, ya kira-kira Rp 50 ribu lah saya dapat," kata Edward.
Lahan parkir yang dia kelola kurang lebih 100 meter. Mulai dari gerbang timur kampus ITB hingga halte di depan masjid Salman. Sekali parkir mahasiswa memberikan uang sebesar Rp 2 ribu hingga 3 ribu.
Namun saat ini Edward tengah khawatir. Pasalnya informasi yang berkembang dikalangan pengelola parkir, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung yang selama ini menarik setoran dari para pengelola parkir akan menaikan jumlah setoran yang harus disetor.
"Katanya akan dinaikan menjadi Rp 20 ribu per hari. Sekarang Rp 15 ribu saja sudah berat apalagi Rp 20 ribu. Alasan mereka untuk peningkatan PAD," keluh Edward.
Sedikitnya ada 10 pengelola parkir di sepanjang Jalan Ganesha. Masing-masing pengelola parkir memiliki satu hingga tiga anak buah. Mereka mengatur dan menjaga mobil-mobil milik mahasiswa ITB yang diparkir.(afz/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)
