Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Sabtu, 07/11/2009 16:27 WIB
LIPI Rilis IGN 2009 -
Sabtu, 07/11/2009 15:19 WIB
300 Mahasiswa HI Unpad Gelar Karnaval -
Sabtu, 07/11/2009 15:02 WIB
Guru TK Ramaikan Origami Festival -
Sabtu, 07/11/2009 13:15 WIB
Polemik Tangkuban Parahu
Chay: Libatkan Masyarakat Lokal! -
Sabtu, 07/11/2009 12:38 WIB
Pabrik Sabu Miliaran Rupiah Digerebek
Sampel Bahan Baku Diperiksa Lebih Lanjut di Jakarta -
Sabtu, 07/11/2009 11:19 WIB
Masalah Cekungan Bandung, Bagai Katak Dalam Panci
Indeks Berita
Kamis, 28/08/2008 16:09 WIB
Ratusan Mobil Terparkir di Lingkungan ITB
Andri Haryanto - detikBandung

Bandung -
Meningkatnya penggunaan mobil pribadi oleh civitas akademika ITB membuat lembaga berniat kerjasama dengan PT Esa Gemilang Indah (Istana Group) untuk membangun gedung parkir bertingkat di kawasan Sarana Olahraga Ganesha (Sorga).
Kamis (28/8/2008) Detikbandung mencoba menelusuri beberapa titik tempat parkir yang saat ini dipakai, antara lain di kawasan Masjid Salman, Jalan Tamansari (dekat kebun binatang - red), Babakan Siliwangi (Baksil), Jalan Dayang Sumbi, serta tempat parkir di gerbang masuk Sabuga.
Menurut Yana Mulyana (28) warga Tamansari yang menjadi tukang parkir di depan Masjid Salman mengaku tiap harinya dia mengatur 10 hingga 20 mobil di lahannya.
"Di lahan yang saya jaga, ada 10 sampai 20 mobil tiap hari harinya. Pemilik mobil tersebut adalah mahasiswa ITB. Biasanya mereka parkirkan mobilnya dari pagi hingga sore hari," kata Yana saat ditemui di depan Masjid Salman, Kamis (29/8/2008).
Laban parkir di kawasan Masjid Salman, terbagi menjadi empat lahan yang masing-masing lahannya dijaga oleh seorang petugas parkir. Satu lahan jaraknya kurang lebih 100 meter.
Kawasan parkir lainnya berada di gerbang masuk Sabuga. Di sana mampu menampung 90 hingga 100 mobil tiap harinya. Menurut salah seorang petugas parkir, yang parkir di pintu masuk Sabuga tidak hanya mahasiswa ITB.
"Bukan saja mahasiswa ITB, tapi juga untuk umum. Biasanya itu terjadi tiap hari libur kuliahan. Hari Sabtu atau Minggu kurang lebih 50 mobil yang parkir disini," katanya.
Begitu pula yang tampak di sepanjang Jalan Tamansari, tepatnya di depan pintu area Timur kampus ITB hingga Jalan Dayang Sumbi. Disana terparkir berderet-deret mobil di pinggir jalan.
Menurut salah seorang petugas parkir, yang memarkirkan mobilnya disitu kebanyakan mahasiswa sekolah bisnis dan manajemen ITB.
Artinya, mobil yang terparkir di kawasan kampus ITB setiap harinya bisa mencapai lebih dari 200 mobil. Ini lah yang menjadi alasan ITB tengah membahas usulan PT Esa Gemilang Indah (Istana Group) untuk membangun gedung parkir.
Namun Planolog ITB Deni Zulkaidi menyangsikan hal itu. Menurutnya pembangunan gedung parkir malah merangsang peningkatan jumlah mobil.
Kapasitas gedung parkir rencananya sanggup menampung 750 mobil. Deni meyakini jika jumlah mobil yang masuk akan lebih dari itu. "Harus dilihat akses jalannya menuju gedung parkir, kan sempit. Pasti bakal tambah macet," cetusnya.
(afz/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Ratusan Mobil Terparkir di Lingkungan ITB
Andri Haryanto - detikBandung

Kamis (28/8/2008) Detikbandung mencoba menelusuri beberapa titik tempat parkir yang saat ini dipakai, antara lain di kawasan Masjid Salman, Jalan Tamansari (dekat kebun binatang - red), Babakan Siliwangi (Baksil), Jalan Dayang Sumbi, serta tempat parkir di gerbang masuk Sabuga.
Menurut Yana Mulyana (28) warga Tamansari yang menjadi tukang parkir di depan Masjid Salman mengaku tiap harinya dia mengatur 10 hingga 20 mobil di lahannya.
"Di lahan yang saya jaga, ada 10 sampai 20 mobil tiap hari harinya. Pemilik mobil tersebut adalah mahasiswa ITB. Biasanya mereka parkirkan mobilnya dari pagi hingga sore hari," kata Yana saat ditemui di depan Masjid Salman, Kamis (29/8/2008).
Laban parkir di kawasan Masjid Salman, terbagi menjadi empat lahan yang masing-masing lahannya dijaga oleh seorang petugas parkir. Satu lahan jaraknya kurang lebih 100 meter.
Kawasan parkir lainnya berada di gerbang masuk Sabuga. Di sana mampu menampung 90 hingga 100 mobil tiap harinya. Menurut salah seorang petugas parkir, yang parkir di pintu masuk Sabuga tidak hanya mahasiswa ITB.
"Bukan saja mahasiswa ITB, tapi juga untuk umum. Biasanya itu terjadi tiap hari libur kuliahan. Hari Sabtu atau Minggu kurang lebih 50 mobil yang parkir disini," katanya.
Begitu pula yang tampak di sepanjang Jalan Tamansari, tepatnya di depan pintu area Timur kampus ITB hingga Jalan Dayang Sumbi. Disana terparkir berderet-deret mobil di pinggir jalan.
Menurut salah seorang petugas parkir, yang memarkirkan mobilnya disitu kebanyakan mahasiswa sekolah bisnis dan manajemen ITB.
Artinya, mobil yang terparkir di kawasan kampus ITB setiap harinya bisa mencapai lebih dari 200 mobil. Ini lah yang menjadi alasan ITB tengah membahas usulan PT Esa Gemilang Indah (Istana Group) untuk membangun gedung parkir.
Namun Planolog ITB Deni Zulkaidi menyangsikan hal itu. Menurutnya pembangunan gedung parkir malah merangsang peningkatan jumlah mobil.
Kapasitas gedung parkir rencananya sanggup menampung 750 mobil. Deni meyakini jika jumlah mobil yang masuk akan lebih dari itu. "Harus dilihat akses jalannya menuju gedung parkir, kan sempit. Pasti bakal tambah macet," cetusnya.
(afz/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk





