Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Sabtu, 07/11/2009 16:27 WIB
LIPI Rilis IGN 2009 -
Sabtu, 07/11/2009 15:19 WIB
300 Mahasiswa HI Unpad Gelar Karnaval -
Sabtu, 07/11/2009 15:02 WIB
Guru TK Ramaikan Origami Festival -
Sabtu, 07/11/2009 13:15 WIB
Polemik Tangkuban Parahu
Chay: Libatkan Masyarakat Lokal! -
Sabtu, 07/11/2009 12:38 WIB
Pabrik Sabu Miliaran Rupiah Digerebek
Sampel Bahan Baku Diperiksa Lebih Lanjut di Jakarta -
Sabtu, 07/11/2009 11:19 WIB
Masalah Cekungan Bandung, Bagai Katak Dalam Panci
Indeks Berita
Kamis, 28/08/2008 14:52 WIB
Investor Gandeng Perguruan Tinggi Hanya untuk Tameng
Erna Mardiana - detikBandung

Bandung -
Untuk membangun gedung parkir berlantai tiga di kawasan Sarana Olahraga Ganesha (Sorga), PT Esa Gemilang Indah (Istana Group) yang merupakan pengembang rumah makan di kawasan Babakan Siliwangi, mengajak ITB untuk bekerjasama. Dilibatkannya ITB dalam proyek ini dikhawatirkan hanya sebagai tameng bagi investor.
"Bisa jadi nama perguruan tinggi hanya sebagai cover. Seperti kasus pembangunan PLTSa, pemkot dan pengembang melibatkan ITB," ujar Ketua Ikatan Alumni Planolog ITB yang juga pemerhati masalah Bandung, Hetifah Sjaifudin, saat dihubungi detikbandung, Kamis (28/8/2008).
Perguruan tinggi yang kini mulai menjadi badan hukum milik negara (BHMN), menurutnya membuat perguruan tinggi mencari profit dalam kegiatannya. "Makanya banyak investor yang mengajak lembaga pendidikan diajak kolbaorasi untuk kepentingan bisnis," cetusnya.
Karenanya, kata dia, lembaga pendidikan atau pun akademisi seharusnya bisa lebih hati-hati saat mengambil kebijakan yang menimbulkan polemik di tengah masyarakat. "Kepentingan perguruan tinggi sesaat jangan merugikan kepentingan masyarakat banyak," ujarnya.
(ern/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Investor Gandeng Perguruan Tinggi Hanya untuk Tameng
Erna Mardiana - detikBandung

"Bisa jadi nama perguruan tinggi hanya sebagai cover. Seperti kasus pembangunan PLTSa, pemkot dan pengembang melibatkan ITB," ujar Ketua Ikatan Alumni Planolog ITB yang juga pemerhati masalah Bandung, Hetifah Sjaifudin, saat dihubungi detikbandung, Kamis (28/8/2008).
Perguruan tinggi yang kini mulai menjadi badan hukum milik negara (BHMN), menurutnya membuat perguruan tinggi mencari profit dalam kegiatannya. "Makanya banyak investor yang mengajak lembaga pendidikan diajak kolbaorasi untuk kepentingan bisnis," cetusnya.
Karenanya, kata dia, lembaga pendidikan atau pun akademisi seharusnya bisa lebih hati-hati saat mengambil kebijakan yang menimbulkan polemik di tengah masyarakat. "Kepentingan perguruan tinggi sesaat jangan merugikan kepentingan masyarakat banyak," ujarnya.
(ern/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (3 Komentar)





