Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Senin, 23/11/2009 17:53 WIB
Ngebacok dan Merampas Tas, Dua Anggota GBR Diringkus -
Senin, 23/11/2009 17:39 WIB
Penjual Hewan Kurban di Gatsu Minta Diperiksa Distan -
Senin, 23/11/2009 16:45 WIB
Dapat Penjelasan dari Karutan, Massa FPI Bubarkan Diri -
Senin, 23/11/2009 15:55 WIB
Mendiknas Punya Suara 35 Persen untuk Pilih Rektor ITB Baru -
Senin, 23/11/2009 15:45 WIB
Pimpinan Ponpes Miftahul Ulum Ditahan, FPI Geruduk Kebon Waru -
Senin, 23/11/2009 15:08 WIB
Indonesia Minim Riset Biomassa
Indeks Berita
Kamis, 28/08/2008 11:51 WIB
Planolog: Bangun Gedung Parkir di Sorga Malah Tambah Macet
Erna Mardiana - detikBandung

Bandung -
Pembangunan area parkir di kawasan Sarana Olahraga Ganesha (Sorga) yang ditawarkan PT Esa Gemilang Indah (Istana Group) bukan solusi untuk mengurai kemacetan di beberapa ruas jalan sekitar kampus ITB akibat kendaraan mahasiswa yang terparkir. Malah akan tambah bikin macet.
Hal itu disampaikan Pakar Planologi ITB Deni Zulkaidi yang juga staf pengajar di ITB kepada detikbandung, Kamis (28/8/2008). "Membangun area parkir itu bukan mengikuti tren. Karena trennya banyak mahasiswa yang pakai mobil lantas dibangun area parkir," ujarnya.
Sepengetahuan dia, kapasitas parkir dari gedung parkir yang akan dibangun di kawasan Sorga sebanyak 750 kendaraan. "Yang datang ke sana pasti lebih dari itu. Bayangkan semacet apa nanti Jalan Tamansari atau pun Jalan Siliwangi. Apalagi saat ini sudah ada kafe dan rumah makan yang rencananya akan dibangun di Baksil," tuturnya.
Harusnya, lanjut dia, ITB bisa meredam penggunaan kendaraan, bukannya malah memfasilitasinya. Dia mencontohkan penggunaan sepeda bagi mahasiswa atapun dosen yang rumahnya di sekitar kampus. "Ini kan yang rumah atau ngekos di Jalan Cisitu saja naik mobil sendiri," ungkapnya.
Namun, kata dia, untuk mengambil kebijakan tersebut pihak kampus harus menyediakan sarana dan prasananya dulu, seperti lahan parkir untuk sepeda. "Di UI Depok kan sudah bikin tuh area parkir sepeda. Kenapa di sini engga bisa? Yuk, jangan ikuti trend tapi gimana kita malah meredamnya," ajaknya.
(ern/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Planolog: Bangun Gedung Parkir di Sorga Malah Tambah Macet
Erna Mardiana - detikBandung

Hal itu disampaikan Pakar Planologi ITB Deni Zulkaidi yang juga staf pengajar di ITB kepada detikbandung, Kamis (28/8/2008). "Membangun area parkir itu bukan mengikuti tren. Karena trennya banyak mahasiswa yang pakai mobil lantas dibangun area parkir," ujarnya.
Sepengetahuan dia, kapasitas parkir dari gedung parkir yang akan dibangun di kawasan Sorga sebanyak 750 kendaraan. "Yang datang ke sana pasti lebih dari itu. Bayangkan semacet apa nanti Jalan Tamansari atau pun Jalan Siliwangi. Apalagi saat ini sudah ada kafe dan rumah makan yang rencananya akan dibangun di Baksil," tuturnya.
Harusnya, lanjut dia, ITB bisa meredam penggunaan kendaraan, bukannya malah memfasilitasinya. Dia mencontohkan penggunaan sepeda bagi mahasiswa atapun dosen yang rumahnya di sekitar kampus. "Ini kan yang rumah atau ngekos di Jalan Cisitu saja naik mobil sendiri," ungkapnya.
Namun, kata dia, untuk mengambil kebijakan tersebut pihak kampus harus menyediakan sarana dan prasananya dulu, seperti lahan parkir untuk sepeda. "Di UI Depok kan sudah bikin tuh area parkir sepeda. Kenapa di sini engga bisa? Yuk, jangan ikuti trend tapi gimana kita malah meredamnya," ajaknya.
(ern/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (2 Komentar)




