Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Selasa, 24/11/2009 14:46 WIB
Farmasi ITB Belum Selidiki Efek Obat Kaki Gajah -
Selasa, 24/11/2009 14:22 WIB
Banjir Rendam Cieunteung
Sisa Air dan Lumpur Disedot Lima Unit Pompa -
Selasa, 24/11/2009 14:02 WIB
Akibat Macet, Bandung Rugi Rp 4,91 Triliun -
Selasa, 24/11/2009 13:49 WIB
Banjir Rendam Cieunteung
Warga Cieunteung Diminta Tetap Mengungsi -
Selasa, 24/11/2009 13:15 WIB
Pengajar Sosiologi Bikin Wadah Mandiri -
Selasa, 24/11/2009 12:39 WIB
Mahasiswa ITB Tak Tahu Akhmaloka Jadi Rektor yang Baru
Indeks Berita
Jumat, 08/08/2008 17:24 WIB
LSN Prediksi Dada-Ayi Menang Telak
Eva Asiah - detikBandung

Bandung -
Pasangan Dada Rosada-Ayi Vivananda diprediksikan bakal memenangkan Piwalkot pada 10 Agustus mendatang. Dada-Ayi akan menang telak dibandingkan dua kandidat lainnya.
Hal itu berdasarkan hasil survei Lembaga Survei Nasional (LSN) yang dilaksanakan pada 1 hingga 6 Agustus mendatang. Jumlah responden yang dilibatkan sebanyak 384 di 30 kecamatan di Bandung.
Menurut Direktur Eksekutif LSN Umar S Bakry survei dilakukan dengan motode systematic random sampling dengan margin error sebesar 5 persen. Artinya, kata dia, tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
"Dada Rosada sebagai calon incumbent lebih populer dibandingkan dua kandidat calon wali kota lainnya," ujarnya saat jumpa pers di Kedai Nyonya Rumah, Jalan Naripan, Jumat (8/8/2008).
Sebanyak 96,3 persen publik Bandung mengaku mengenal Dada. Sementara kandidat wali kota yang diusung PKS Taufikurahman hanya dikenal oleh 68,1 persen. Sedangkan calon wali kota independen Hudaya Prawira dikenal 61,2 persen publik.
Pasangan Dada, yaitu Ayi Vivananda pun lebih dikenal publik dibandingkan dua rival lainnya. Ayi dikenal 68,6 publik Bandung. Sementara Deni Triesnahadi atau Abu Syauqi hanya dikenal oleh 53,6 persen. Nahadi yang merupakan pasangan Hudaya dikenal 51,5 persen publik.
"Mengingat popularitas Dada dan Ayi lebih tinggi dibandingkan yang lainnya, maka mayoritas 36,1 persen publik memilih Dada-Ayi," ungkap Umar.
Sedangkan pasangan Taufikurahman-Abu Syauqi hanya dipilih oleh 20,6 persen publik. "Yang paling terendah adalah Hudaya-Nahadi yaitu hanya dipilih oleh 1,8 persen publik ," tambah Umar.
Jumlah responden yang mengaku belum mempunyai pilihan atau merahasiakan pilihannya sebanyak 41,4 persen.
"Dengan besarnya suara swing voters ini, maka kami memprediksi Pilkada nanti akan dimenangkan Dada-Ayi dengan kisaran perolehan suara 51,6 persen hingga 61,6 persen," ujar Umar.
Sementara pasangan Taufikurahman-Abu Syauqi hanya memperoleh suara sekitar 33,15 persen hingga 43,15 persen. Pasangan Hudaya-Nahadi memperoleh suara paling rendah yaitu hanya 6,8 persen.
"Kami memperkirakan warga yang tak memilih sebanyak 32,5 persen hingga 42,5 persen," pungkasnya.
(ern/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
LSN Prediksi Dada-Ayi Menang Telak
Eva Asiah - detikBandung
Hal itu berdasarkan hasil survei Lembaga Survei Nasional (LSN) yang dilaksanakan pada 1 hingga 6 Agustus mendatang. Jumlah responden yang dilibatkan sebanyak 384 di 30 kecamatan di Bandung.
Menurut Direktur Eksekutif LSN Umar S Bakry survei dilakukan dengan motode systematic random sampling dengan margin error sebesar 5 persen. Artinya, kata dia, tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
"Dada Rosada sebagai calon incumbent lebih populer dibandingkan dua kandidat calon wali kota lainnya," ujarnya saat jumpa pers di Kedai Nyonya Rumah, Jalan Naripan, Jumat (8/8/2008).
Sebanyak 96,3 persen publik Bandung mengaku mengenal Dada. Sementara kandidat wali kota yang diusung PKS Taufikurahman hanya dikenal oleh 68,1 persen. Sedangkan calon wali kota independen Hudaya Prawira dikenal 61,2 persen publik.
Pasangan Dada, yaitu Ayi Vivananda pun lebih dikenal publik dibandingkan dua rival lainnya. Ayi dikenal 68,6 publik Bandung. Sementara Deni Triesnahadi atau Abu Syauqi hanya dikenal oleh 53,6 persen. Nahadi yang merupakan pasangan Hudaya dikenal 51,5 persen publik.
"Mengingat popularitas Dada dan Ayi lebih tinggi dibandingkan yang lainnya, maka mayoritas 36,1 persen publik memilih Dada-Ayi," ungkap Umar.
Sedangkan pasangan Taufikurahman-Abu Syauqi hanya dipilih oleh 20,6 persen publik. "Yang paling terendah adalah Hudaya-Nahadi yaitu hanya dipilih oleh 1,8 persen publik ," tambah Umar.
Jumlah responden yang mengaku belum mempunyai pilihan atau merahasiakan pilihannya sebanyak 41,4 persen.
"Dengan besarnya suara swing voters ini, maka kami memprediksi Pilkada nanti akan dimenangkan Dada-Ayi dengan kisaran perolehan suara 51,6 persen hingga 61,6 persen," ujar Umar.
Sementara pasangan Taufikurahman-Abu Syauqi hanya memperoleh suara sekitar 33,15 persen hingga 43,15 persen. Pasangan Hudaya-Nahadi memperoleh suara paling rendah yaitu hanya 6,8 persen.
"Kami memperkirakan warga yang tak memilih sebanyak 32,5 persen hingga 42,5 persen," pungkasnya.
(ern/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (18 Komentar)




