Forum Bandung
- Makna kemerdekaan... AO The KK
- permainan favorit kamu pa... sireumbeureum
- Bagi Rekan - Rekan yang i... share_boy
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- Nyambung Kata Jadi Kalima... pizzakill
Berita Lain
-
Rabu, 20/08/2008 13:47 WIB
PPIB Hanya Ajukan Dua Caleg di Jabar -
Rabu, 20/08/2008 12:57 WIB
Mayoritas Berkas Caleg Para Parpol Tak Lengkap -
Rabu, 20/08/2008 12:41 WIB
Eksekusi Bangunan dan Tanah di Cikutra Tegang -
Rabu, 20/08/2008 11:52 WIB
PNUI Pilih 'Hangus' di Bandung -
Rabu, 20/08/2008 10:23 WIB
Keracunan di Cicalengka
Kadinkes: Bakteri Penyebab Keracunan Tak Terlalu Berbahaya -
Rabu, 20/08/2008 09:24 WIB
22 Parpol di Jabar Pilih Serahkan Nama Caleg Saat Injure Time
Indeks Berita
Sabtu, 05/07/2008 10:45 WIB
Pilwalkot Bandung
'Apel Kader PKS Bukan Kampanye'
Erna Mardiana - detikBandung

Bandung -
Apel kader PKS yang akan diikuti oleh ribuan orang di Lapangan Ciujung, Jalan Supratman, pada Minggu (06/07/2008) bukan sebagai ajang kampanye Pilwalkot Bandung. Kalaupun ada ajakan untuk memilih Taufikirahman-Deni Triesnahadi (Trendi), sah-sah saja. Sebab acara tersebut hanya diperuntukan bagi kader PKS.
Demikian disampaikan Ketua DPD PKS Kota Bandung, Haru Suandharu, saat dihubungi detikbandung melalui telepon, Sabtu (05/07/2008). "Besok itu acara internal DPD. Kita hanya mengundang kader PKS. Ini bukan acara tim sukses, tapi acara DPD," ujar Haru.
Pasangan Taufikurahman-Deni Triesnahadi sendiri, kata dia, akan diundang. Kalaupun akan ada ajakan untuk memilih dan memenangkan Trendi, menurut Haru hal itu sangat lah wajar. Sebab pasangan berbicara pada kader sendiri.
"Loh masa dilarang? Lah wong bicara sama kadernya sendiri kok! Masa iya kader engga memilih pasangan yang jelas-jelas sudah diusung oleh partai," kata Haru.
Haru menjelaskan maksud acara tersebut untuk merapatkan barisan kader menghadapi hajat besar, yaitu Pilwalkot Bandung, Pemilu legislatif, dan Pilpres 2009. Tak hanya itu, acara tersebut pun akan digalang pengumpulan beras untuk siaga pangan.
"Beras ini nantinya bisa untuk kader yang tidak mampu atau masyarakat lainnya. Pokoknya acara ini dari kader untuk kader," tandasnya.
Ketika disinggung mengapa tidak memilih tempat tertutup, Haru mengatakan karena kapasitas ruangan tertutup tidak cukup. "Kader kita itu jumlahnya mencapai 8 ribu. Kami sudah coba ke GOR Jakarta dan beberapa GOR lainnya tapi tidak akan cukup," kilahnya.
Ditanya mengenai rencana KPU dan Panwaslu Bandung akan memantau acara tersebut karena dikhawatirkan adanya kegiatan kampanya, Haru mempersilahkannya. "Silahkan saja kalau mau datang, tapi kami tidak undang karena mereka bukan kader kami," kata Haru.(ern/ern)
Pilwalkot Bandung
'Apel Kader PKS Bukan Kampanye'
Erna Mardiana - detikBandung

Demikian disampaikan Ketua DPD PKS Kota Bandung, Haru Suandharu, saat dihubungi detikbandung melalui telepon, Sabtu (05/07/2008). "Besok itu acara internal DPD. Kita hanya mengundang kader PKS. Ini bukan acara tim sukses, tapi acara DPD," ujar Haru.
Pasangan Taufikurahman-Deni Triesnahadi sendiri, kata dia, akan diundang. Kalaupun akan ada ajakan untuk memilih dan memenangkan Trendi, menurut Haru hal itu sangat lah wajar. Sebab pasangan berbicara pada kader sendiri.
"Loh masa dilarang? Lah wong bicara sama kadernya sendiri kok! Masa iya kader engga memilih pasangan yang jelas-jelas sudah diusung oleh partai," kata Haru.
Haru menjelaskan maksud acara tersebut untuk merapatkan barisan kader menghadapi hajat besar, yaitu Pilwalkot Bandung, Pemilu legislatif, dan Pilpres 2009. Tak hanya itu, acara tersebut pun akan digalang pengumpulan beras untuk siaga pangan.
"Beras ini nantinya bisa untuk kader yang tidak mampu atau masyarakat lainnya. Pokoknya acara ini dari kader untuk kader," tandasnya.
Ketika disinggung mengapa tidak memilih tempat tertutup, Haru mengatakan karena kapasitas ruangan tertutup tidak cukup. "Kader kita itu jumlahnya mencapai 8 ribu. Kami sudah coba ke GOR Jakarta dan beberapa GOR lainnya tapi tidak akan cukup," kilahnya.
Ditanya mengenai rencana KPU dan Panwaslu Bandung akan memantau acara tersebut karena dikhawatirkan adanya kegiatan kampanya, Haru mempersilahkannya. "Silahkan saja kalau mau datang, tapi kami tidak undang karena mereka bukan kader kami," kata Haru.(ern/ern)
Komentar terkini (9 Komentar)




