Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Senin, 03/08/2009 09:29 WIB
Gelegar Nasi Bakar Halilintar -
Rabu, 22/07/2009 11:18 WIB
Bumbu Merah ala Hotel Jadi Andalan -
Rabu, 22/07/2009 09:57 WIB
Nasi Goreng yang Bikin Hati Enjoy -
Kamis, 27/11/2008 11:40 WIB
Bingung Menu Makan Siang? Nimbel Yuk! -
Rabu, 09/07/2008 08:38 WIB
Racikan Rempah ala Nasi Edan -
Jumat, 04/07/2008 10:26 WIB
Bersantap Nasi Merah di Bawean
Indeks Berita
Senin, 30/06/2008 14:36 WIB
Orak-arik Campur Nasi Gila
Ema Nur Arifah - detikBandung

Bandung -
Menjelajahi Festival Jajanan Bango di Gasibu, Sabtu 28 Juni lalu, ada-ada saja menu makanan yang membuat penasaran untuk mencicipi. Tak hanya rasa, dari nama pun sudah tertarik untuk mencoba.
Tempat ini menawarkan dua macam menu istimewa, nasi mawut asal Surabaya dan nasi gila. Meski penasaran juga dengan nasi mawut, tapi rasanya perut tidak mungkin melahap kedua makanan ini berbarengan. Untuk awal nasi gila sepertinya lebih kedengaran ekstrim dan penasaran.
Terbukti, para pembeli pun kelihatannya banyak yang memesan nasi ini. Mungkin apa yang terlintas dalam benak para pembeli hampir sama, segila apa sih nasi ini? Apakah ketika melahap makanan ini mulut serta merta mengatakan 'gileee beneer'?
Sambil mengantre, si ibu pemilik tempat ini, Ibu Tetty tengah mengaduk-ngaduk sesuatu di dalam wajan. Menurut dia, inilah bahan pelengkap nasi gila. Nasi gila adalah nasi putih bercampur orak-arik.
Kalau biasanya kita mengenal yang diorak-arik itu telur, ternyata semua bahan di nasi gila yaitu telur dicampur sosis dan daging ayam diorak-arik dengan racikan bumbu-bumbu spesial.
Hasil akhir yang terlihat orak-arik campur ini berwarna kecoklatan dan ehm...memang menggiurkan.
Nasi putih yang dicetak di mangkuk pun di masukan kedalam wadah steroform lalu si ibu mengambil sesendok besar orak-arik campur tadi dan menuangkannya di atas nasi. Nasi gila pun langsung di bawa dengan harga Rp 10 ribu.
Cukup gampang jika ingin menikmati nasi gila atau nasi mawut ini, ternyata Ib Tetty biasa berjualan di kantin SMU 3, tepatnya di Jalan Kalimantan No 4. Jangan khawatir, meski bukan warga SMU 3, pengunjung yang ingin makan di kantin ini bebas datang kapan aja asal masih di jam sekolah.
Entah bumbu apa yang dicampurkan, lidah rasanya mengenal ini seperti bumbu nas goreng yang biasa dijajakan di roda-roda saat sore menjelang malam. Entah karena sedang lapar, mulut tak berhenti melahap.
Saat bertanya pada seorang yang juga sedang melahap nasi gila. "Enak," begitu saja komentarnya.
Meskipun bukan komentar 'gile beneer' yang keluar, komentar itu rasanya sudah cukup sebagai alasan untuk datang ke kantin SMU 3 satu waktu nanti. Lain waktu, nasi mawut jadi sasaran berikutnya.(ema/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Orak-arik Campur Nasi Gila
Ema Nur Arifah - detikBandung

Tempat ini menawarkan dua macam menu istimewa, nasi mawut asal Surabaya dan nasi gila. Meski penasaran juga dengan nasi mawut, tapi rasanya perut tidak mungkin melahap kedua makanan ini berbarengan. Untuk awal nasi gila sepertinya lebih kedengaran ekstrim dan penasaran.
Terbukti, para pembeli pun kelihatannya banyak yang memesan nasi ini. Mungkin apa yang terlintas dalam benak para pembeli hampir sama, segila apa sih nasi ini? Apakah ketika melahap makanan ini mulut serta merta mengatakan 'gileee beneer'?
Sambil mengantre, si ibu pemilik tempat ini, Ibu Tetty tengah mengaduk-ngaduk sesuatu di dalam wajan. Menurut dia, inilah bahan pelengkap nasi gila. Nasi gila adalah nasi putih bercampur orak-arik.
Kalau biasanya kita mengenal yang diorak-arik itu telur, ternyata semua bahan di nasi gila yaitu telur dicampur sosis dan daging ayam diorak-arik dengan racikan bumbu-bumbu spesial.
Hasil akhir yang terlihat orak-arik campur ini berwarna kecoklatan dan ehm...memang menggiurkan.
Nasi putih yang dicetak di mangkuk pun di masukan kedalam wadah steroform lalu si ibu mengambil sesendok besar orak-arik campur tadi dan menuangkannya di atas nasi. Nasi gila pun langsung di bawa dengan harga Rp 10 ribu.
Cukup gampang jika ingin menikmati nasi gila atau nasi mawut ini, ternyata Ib Tetty biasa berjualan di kantin SMU 3, tepatnya di Jalan Kalimantan No 4. Jangan khawatir, meski bukan warga SMU 3, pengunjung yang ingin makan di kantin ini bebas datang kapan aja asal masih di jam sekolah.
Entah bumbu apa yang dicampurkan, lidah rasanya mengenal ini seperti bumbu nas goreng yang biasa dijajakan di roda-roda saat sore menjelang malam. Entah karena sedang lapar, mulut tak berhenti melahap.
Saat bertanya pada seorang yang juga sedang melahap nasi gila. "Enak," begitu saja komentarnya.
Meskipun bukan komentar 'gile beneer' yang keluar, komentar itu rasanya sudah cukup sebagai alasan untuk datang ke kantin SMU 3 satu waktu nanti. Lain waktu, nasi mawut jadi sasaran berikutnya.(ema/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk




