Berita Lain

Indeks Berita

Rabu, 07/05/2008 09:03 WIB
Colenak, Camilannya Para Juragan
Pratiwi Ester Novita Manik - detikBandung



Bandung - Colenak, nama yang unik untuk sebuah makanan. Tidak hanya namanya, rasa yang tercipta juga berikan cita rasa khas dan spesial. Paduan tape dengan gula merah, berikan nikmat di setiap gigitan camilan para juragan ini.

Ya, memang colenak sudah menjadi santapan para juragan keraton pada masa penjajahan Indonesia dulu. Pemilik Colenak Murdi Putra, Ajah Sofya, mengungkapkan colenak Murdi Putra ini sudah ada sejak tahun 1930. Nama Murdi Putra sendiri merupakan nama ayahanda Ajah.

Dikisahkan Ajah, masa itu, kakeknya mencari nafkah dengan berjualan beras serta sembako. Dirasa terlalu melelahkan, dia beralih ke bidang kuliner dengan membuka warung makan. Namun ternyata, usaha baru ini juga tidak kalah melelahkan. Tercetuslah ide untuk meracik makanan dengan bahan dasar tape.

Oleh Murdi Putra, tape atau dikenal juga dengan nama peuyeum, dikombinasikan dengan gula merah. Hasil racikannya dijajakan dengan nama Peuyeum Digulaan. Makanan ini ternyata membuat penasaran para juragan keraton masa itu. Setelah mencicipinya, para juragan keraton tersebut mengusulkan nama baru, yakni colenak.

Sejak itu, jajanan ini disebut dengan colenak, yang artinya 'dicocol enak'. Usaha jajanan ini kemudian diteruskan oleh kepada Murdi Putra, yang namanya dipertahankan hingga kini.

Colenak khas Murdi Putra ini dibuat dengan bahan-bahan pilihan. Ajah mengungkapkan, untuk bahan peuyeum dirinya berlangganan pada produsen memberikan peuyeum khusus untuk colenak Murdi Putra. Ajah menyebutkan, produsen peuyeum tersebut bertempat di Cimenyan.

Bahan berkualitas diracik dengan resep keluarga turun temurun menjadikan Colenak Murdi Putra begitu spesial. Peuyeum empuk yang telah dipanggang, dilumuri dengan saus gula merah segar. Gigitannya timbulkan rasa manis yang nikmat dan unik, apalagi jika disantap hangat.

Namun, bukan berarti harus selalu hangat. Colenak ini dapat disantap dingin maupun hangat, tergantung selera. Bagi yang membeli untuk dijadikan oleh-oleh, dapat disimpan dalam pendingin untuk mempertahankan rasa hingga seminggu lamanya.

"Salah satu pelanggan pernah cerita kalau colenaknya disimpan di kulkas. Setelah dipanaskan lagi, rasanya masih terasa lezat," tutur Ajah.

Kios Colenak Murdi Putra terletak di Jalan Ahmad Yani sudah menjadi langganan pecinta colenak. Di tengah-tengah maraknya penjaja colenak, nama Murdi Putra sudah tersohor seantero Bandung. Pelanggan tidak hanya bisa membawa camilan untuk disantap di rumah, bisa juga menyantapnya di kios sederhananya.

Penyajian colenak yang dibungkus kertas makan bukan tanpa alasan. Menurut Ajah, jika colenak yang baru dipanggang disimpan dalam kemasan plastik akan merusak cita rasa colenak.

"Kecuali jika langsung disantap, ya tidak apa-apa menggunakan kemasan plastik," jelasnya.

Akan tetapi, tidak sekali dua kali Ajah mendapat komplain dari pelanggannya. Salah satunya mengenai rasa yang terlalu manis. Dijelaskannya bahwa lidah pelanggan memang berbeda-beda, tidak semuanya sesuai dengan kadar manis yang diberikan.

Untuk itu, Ajah berikan tips bersantap colenak kepada pelanggannya untuk bersantap dengan kerupuk. Tidak perlu kerupuk yang mahal, kerupuk murah seharga Rp 200 atau Rp 500 dapat menjadi komplemen yang pas bersantap colenak, khususnya bagi yang tidak terlalu menyukai rasa manis.

Terdapat tiga rasa colenak yang ditawarkan, yakni durian, nangka dan original. Agar anda jangan salah pilih, untuk durian diberi kemasan warna biru, warna hijau untuk rasa original dan rasa nangka diberi warna oranye.

Anda juga tidak perlu menguras dompet untuk nikmati camilan juragan keraton ini, cukup dengan Rp 5000 per porsi, untuk setiap jenis rasa. Kios Colenak Murdi Putra dapat ditemui di Jalan Ahmad Yani, di sebelah Apotik Cidurian. Angkot yang melintas di jalan ini yakni Panghegar-Dipati Ukur dan  Cicadas-Cibiru.(twi/ern)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Foto Lain


Baca juga :