Berita Lain

Indeks Berita

Kamis, 20/03/2008 13:22 WIB
55 Pengamen dan Preman 'Nikmati' Libur Bersama Polwiltabes
Haska Fikri Tauhid - detikBandung



Bandung - Ketika masyarakat mulai menikmati hari pertama libur akhir pekan, para pengamen dan preman harus kejar-kejaran dengan petugas kepolisian. Razia ini dilakukan di beberapa wilayah Bandung yang menjadi sarang pengamen dan preman.

Razia mulai dilakukan sejak pukul 08.00 WIB, di bawah pimpinan Kasat Samakta Polwitabes Bandung, AKBP Sonny Handoko. Beberapa kawasan yang disapu oleh petugas adalah daerah Dago, Leuwi Panjang, Riau, Rajawali, Sudirman, Pasir Koja dan Kopo. Selama 4 jam, petugas berhasil menjaring 55 pengamen dan preman yang dianggap meresahkan dan mengganggu ketertiban masyarakat.

Mereka dibina dan diberi peringatan agar tidak beroperasi lagi. Terhitung hampir 14 pengamen dan preman yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Sebagian besar dari mereka berasal dari daerah Cimahi dan Soekarno-Hatta.

"Polisi akan menindaktegas pengamen dan preman yang sudah terdata di Polwitabes bila mereka masih nakal dan meresahkan masyarakat," tutur Sonny pada detikbandung, Kamis (20/3/2008).

Setelah diberikan peringatan, semua pengamen dan preman tersebut baik yang memiliki KTP maupun yang tidak memiliki KTP dipulangkan kembali. Menurut Sonny, polisi belum memilik barang bukti yang absolut untuk menindak mereka.

(twi/twi)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Foto Lain


Baca juga :