Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,771.000
-
Rp 472.000
Berita Lain
-
Rabu, 16/05/2012 17:54 WIB
Pengembalian Rp 5 Miliar Jadi Pertimbangan Pengalihan Tahanan -
Rabu, 16/05/2012 17:36 WIB
Grup Pecinta Lagu dan PSM Unpad Gelar Konser Kolaborasi -
Rabu, 16/05/2012 17:21 WIB
Sidang KIP Jabar, Setda dan Disdik Divonis 'Bersalah' -
Rabu, 16/05/2012 16:22 WIB
Rumah Renovasi Ambruk di Pasirkoja, 2 Pekerja Nyaris Tertimbun -
Rabu, 16/05/2012 16:09 WIB
Hakim Tipikor Alihkan Status Tahanan Lima Terdakwa Bansos -
Rabu, 16/05/2012 16:00 WIB
100 Vendor Pernikahan Hadir di Pusdai
Indeks Berita
Forum Bandung
Thread Pilihan

Rabu, 16/05/2012 17:08 WIB
67 Tim Siap Ramaikan Kontes Robot Indonesia
Posted : Binggos
Minggu, 09/03/2008 13:49 WIB
Praja IPDN dan Tukang Ojek Makanan Sepakat Berdamai
Ema Nur Arifah - detikBandung
Bandung - Kasus percekcokan yang dikabarkan menimbulkan pemukulan oleh lima praja kepada salah seorang ojek makanan di IPDN akhirnya mengeluarkan kesepakatan damai, Sabtu malam (8/3/2008). Tak hanya itu, ojek makanan tersebut mengakui kesalahannya memasuki kawasan Wisma praja IPDN tanpa izin.
Demikian disampaikan Kabag Kemahasiswaan/pengasuhan IPDN, Ismail Nurdin, kepada detikbandung melalui telepon, Minggu (9/2/2008). "Pihak oknum pedagang ataupun ojek makanan melalui ketua RT sudah datang kepada kami. Kami pun sepakat untuk berdamai. Pedagang yang bersangkutan pun mengakui kesalahannya masuk ke kawasan wisma praja," tutur Ismail.
Pertemuan tersebut berlangsung Sabtu malam pukul 22.00 WIB yang dimediasi oleh pihak kepolisian. Dalam pertemuan tersebut juga dipaparkan perselisihan tersebut terjadi karena kesalahpahaman. Ismail mengaku, tidak ada pihak yang disalahkan atas kejadian ini.
"Kami tidak menyalahkan siapa-siapa," ujar Ismail.
Walaupun begitu, ungkap Ismail, pemeriksaan terhadap kelima praja IPDN itu masih berlanjut. Sampai saat ini, tim pemeriksa masih mengumpulkan bukti-bukti, termasuk menelusuri kronologis kejadian.
(ema/ern)
Praja IPDN dan Tukang Ojek Makanan Sepakat Berdamai
Ema Nur Arifah - detikBandung
Bandung - Kasus percekcokan yang dikabarkan menimbulkan pemukulan oleh lima praja kepada salah seorang ojek makanan di IPDN akhirnya mengeluarkan kesepakatan damai, Sabtu malam (8/3/2008). Tak hanya itu, ojek makanan tersebut mengakui kesalahannya memasuki kawasan Wisma praja IPDN tanpa izin.
Demikian disampaikan Kabag Kemahasiswaan/pengasuhan IPDN, Ismail Nurdin, kepada detikbandung melalui telepon, Minggu (9/2/2008). "Pihak oknum pedagang ataupun ojek makanan melalui ketua RT sudah datang kepada kami. Kami pun sepakat untuk berdamai. Pedagang yang bersangkutan pun mengakui kesalahannya masuk ke kawasan wisma praja," tutur Ismail.
Pertemuan tersebut berlangsung Sabtu malam pukul 22.00 WIB yang dimediasi oleh pihak kepolisian. Dalam pertemuan tersebut juga dipaparkan perselisihan tersebut terjadi karena kesalahpahaman. Ismail mengaku, tidak ada pihak yang disalahkan atas kejadian ini.
"Kami tidak menyalahkan siapa-siapa," ujar Ismail.
Walaupun begitu, ungkap Ismail, pemeriksaan terhadap kelima praja IPDN itu masih berlanjut. Sampai saat ini, tim pemeriksa masih mengumpulkan bukti-bukti, termasuk menelusuri kronologis kejadian.
(ema/ern)


Sending your message