Berita Lain

Indeks Berita


Selasa, 26/02/2008 10:37 WIB
Santapan ala Mahasiswa di Gelap Nyawang
Pratiwi Ester Novita Manik - detikBandung



Bandung - Kota Bandung tidak saja dikenal sebagai kota kembang, di kota sejuk ini terdapat beberapa institusi pendidikan negeri yang menjadi kampus idaman. Salah satunya yang tentu sudah tidak asing lagi adalah Institut Teknologi Bandung.

Selain dikenal dengan produk-produk teknologi alternatif yang dihasilkan, kampus yang terletak di Jalan Ganesha ini juga ternyata memiliki sisi lain. Kawasan sekitar kampus yang asri makin menarik minat untuk ditelusuri dengan adanya kawasan santap yang beraneka ragam di Jalan Gelap Nyawang.

Sepanjang Jalan Gelap Nyawang yang terletak di belakang Masjid Salman ITB ini tersedia aneka makanan dengan harga kantong mahasiswa. Di sini tersedia, mulai dari aneka warung nasi, nasi bakar, sampai seafood yang letaknya saling bersebelahan. Beberapa nama kios yang cukup unik misalnya Botram, warung makan yang menyediakan aneka bumbu, kios Soto Berdosa yang menyajikan soto betawi, Black Romantic, Warung Madiun, Nasi Padang Datuk dan lainnya. Beberapa diantaranya merupakan kios baru.

Kawasan Gelap Nyawang ini sendiri sebenarnya merupakan daerah penampungan penjual-penjual dari Jalan Ganesha. Penjual yang dulunya berjualan di Jalan Ganesha ditertibkan karena peraturan yang melarang adanya pedagang kaki lima (PKL) di kawasan itu. Oleh karenanya sejak sekitar tahun 2001 dibuka kawasan ini sebagai tempat berjualan para PKL. Larisnya kawasan ini ternyata mengundang pebisnis kuliner untuk membuka kios makanan baru, padahal sebelumnya hanya dihuni oleh warung-warung nasi biasa.

Pengunjung yang datang juga tidak hanya mahasiswa ITB, ada juga kalangan dosen, karyawan, pelajar SMU bahkan mahasiswa dari kampus lain juga tak jarang datang ke sini. Harga yang ditawarkan memang kompetitif. Misalnya, jika di tempat lain harga seafood bisa mencapai puluhan ribu, di sini dapat diperoleh hanya dengan selembar uang sepuluh ribu.

Masalah rasa, tidak dapat dipungkiri menyesuaikan dengan harga yang ditawarkan, menu-menu yang disajikan juga tidak terlalu istimewa. Selain itu letaknya yang di pinggir jalan dan tata ruang yang kurang proporsional juga menjadi salah satu yang mengurangi nilainya. Namun hal itu sepertinya tidak terlalu menjadi masalah bagi para pengunjung.

Kentalnya atmosfir mahasiswa ketika bersantap di sini sepertinya menjadi daya tarik kawasan ini. Jadi mungkin bagi anda yang ingin bernostalgia dengan masa-masa kuliah, tempat santap ini bisa menjadi alternatif pilihan.(twi/ern)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Foto Lain


Baca juga :