Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Senin, 26/01/2009 10:10 WIB
Rekreasi Pagi di Taman Tegallega -
Jumat, 21/11/2008 08:00 WIB
Taman Cibeunying, Jalur Hijau yang Berubah Fungsi -
Sabtu, 20/09/2008 08:46 WIB
Taman Ganesha Kini Lebih Asri -
Jumat, 19/09/2008 12:54 WIB
Bermain dan Melepas Penat di Taman Ganesha -
Jumat, 18/07/2008 08:03 WIB
Berkuda di Tamansari, Wisata Murah Meriah -
Rabu, 14/05/2008 10:20 WIB
Taman Centrum, 'Miliknya' Putih Abu-abu
Indeks Berita
Jumat, 01/02/2008 11:04 WIB
Taman Lalulintas
Bermain sambil Belajar Yuk!
Ema Nur Arifah - detikBandung
Bandung -
Ikut sumringah rasanya melihat tawa-tawa ceria keluar dari mulut-mulut mungil yang tengah asyik bermain. Entah itu ayunan, kerosel, mandi bola, kereta api, atau permainan lainnya.
Suasana itu bisa terlihat ketika memasuki salah satu taman yang terletak di Jalan Belitung No. 1 Bandung, Taman lalu Lintas atau Traffic Garden.
Taman Lalu lintas diresmikan pada 1 Maret 1958. Pada akhir tahun 1965, yayasan menambahkan nama Ade Irma Suryani yaitu salah seorang putri Jenderal A.H. Nasution yang menjadi korban peristiwa Gerakan 30 September (G-30-S) PKI.
Tujuan dibangunnya Taman Lalu Lintas ini untuk mensosialisasikan, memberikan pendidikan tentang peraturan-peraturan, sopan santun dan disiplin lalu lintas kepada anak-anak.
Pelaksanannya melalui sarana hiburan dan rekreasi yang berfungsi juga sebagai sarana edukasi. Hal itu bisa terlihat ketika pertama kali kaki menyusuri taman ini. Mata langsung disodorkan pada papan-papan penerangan bermacam-macam rambu-rambu lalu lintas berikut penjelasannya.
Misalnya, bagaimana cara menyeberang yang benar, membaca rambu-rambu petunjuk, rambu-rambu larangan dan sopan santun lalu lintas lainnya. Jika ingin mengetahui lebih jelas lagi, pihak Taman Lalu Lintas menyediakan pemandu yang akan membantu menjelaskan kepada pengunjung.
Suasana taman sengaja dibuat seperti layaknya lalu lintas. Jalan-jalan berikut namanya, seperti Jalan Suprapto, Jalan Anggrek, Jalan Mawar dan lain-lain disertai dengan rambu-rambu.
Untuk menambah sejuknya suasana, atas ide dan prakarsa Wali Kota Bandung Dada Rosada untuk menciptakan ruang terbuka hijau, Mei 2007 lalu, ditanam sekitar 600 pohon di Taman Lalu Lintas yang terdiri atas tanaman pelindung dan tanaman produktif.
Kepala urusan Sarana & Umum Taman Lalu Lintas, Asep Zulkifli mengatakan, pengunjung Taman Lalu Lintas terus mengalami peningkatan, apalagi hari libur. Jika hari-hari biasa sekitar 750 pengunjung, di hari libur bisa sampai 1300 sampai 1500 pengunjung.
Permainan yang ditawarkan, penyewaan sepeda “pancal’ anak roda dua dan tiga, motor dan mobilan anak menggunakan aki sebagai tenaga penggerak, mandi bola, komedi putar, kereta fun game, kereta motor anak, kolam renang anak, dan flying fox. Secara reguler pun setiap hari minggu diadakan acara di panggung hiburan berupa live musik untuk anak.
Taman Lalu Lintas merupakan sarana rekreasi murah meriah bagi keluarga, khususnya anak-anak. Harga tiket masuk Rp. 4.000. Jika lebih dari 50 orang akan mendapatkan diskon sebesar 10%. Sedangkan harga tiket untuk setiap wahana permainan rata-rata Rp. 3.000.
Jika ingin yang gratisan, tersebar permainan di taman-taman seperti ayunan, jungkat-jangkit, prosotan atau duduk-duduk di atas patung-patung hewan besar seperti gajah, harimau, jerapah dan lain-lain.
Selain wahana permainan, di Taman Lalu Lintas pun ada taman kanak-kanak dan playgroup yang pengelolaannya di bawah yayasan Taman Lalu Lintas.
Asep menambahkan, sebenarnya ada pula pendidikan pos dan giro yang sekaligus menjual benda-benda pos. Namun, sudah cukup lama pihak pos dan giro tidak lagi menempatkan petugasnya di Taman Lalu Lintas.
Ke depannya, pihak Taman Lalu Lintas berencana untuk memperluas lahan parkir. Karena lapangan parkir yang sekarang tidak begitu besar.
Semoga saja, Keberadaan Taman Lalu Lintas tidak terkalahkan oleh sarana-sarana hiburan semata tanpa unsur edukatif. Bermain sambil belajar akan menyeimbangkan perkembangan emosional anak.
(ema/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Taman Lalulintas
Bermain sambil Belajar Yuk!
Ema Nur Arifah - detikBandung
Suasana itu bisa terlihat ketika memasuki salah satu taman yang terletak di Jalan Belitung No. 1 Bandung, Taman lalu Lintas atau Traffic Garden.
Taman Lalu lintas diresmikan pada 1 Maret 1958. Pada akhir tahun 1965, yayasan menambahkan nama Ade Irma Suryani yaitu salah seorang putri Jenderal A.H. Nasution yang menjadi korban peristiwa Gerakan 30 September (G-30-S) PKI.
Tujuan dibangunnya Taman Lalu Lintas ini untuk mensosialisasikan, memberikan pendidikan tentang peraturan-peraturan, sopan santun dan disiplin lalu lintas kepada anak-anak.
Pelaksanannya melalui sarana hiburan dan rekreasi yang berfungsi juga sebagai sarana edukasi. Hal itu bisa terlihat ketika pertama kali kaki menyusuri taman ini. Mata langsung disodorkan pada papan-papan penerangan bermacam-macam rambu-rambu lalu lintas berikut penjelasannya.
Misalnya, bagaimana cara menyeberang yang benar, membaca rambu-rambu petunjuk, rambu-rambu larangan dan sopan santun lalu lintas lainnya. Jika ingin mengetahui lebih jelas lagi, pihak Taman Lalu Lintas menyediakan pemandu yang akan membantu menjelaskan kepada pengunjung.
Suasana taman sengaja dibuat seperti layaknya lalu lintas. Jalan-jalan berikut namanya, seperti Jalan Suprapto, Jalan Anggrek, Jalan Mawar dan lain-lain disertai dengan rambu-rambu.
Untuk menambah sejuknya suasana, atas ide dan prakarsa Wali Kota Bandung Dada Rosada untuk menciptakan ruang terbuka hijau, Mei 2007 lalu, ditanam sekitar 600 pohon di Taman Lalu Lintas yang terdiri atas tanaman pelindung dan tanaman produktif.
Kepala urusan Sarana & Umum Taman Lalu Lintas, Asep Zulkifli mengatakan, pengunjung Taman Lalu Lintas terus mengalami peningkatan, apalagi hari libur. Jika hari-hari biasa sekitar 750 pengunjung, di hari libur bisa sampai 1300 sampai 1500 pengunjung.
Permainan yang ditawarkan, penyewaan sepeda “pancal’ anak roda dua dan tiga, motor dan mobilan anak menggunakan aki sebagai tenaga penggerak, mandi bola, komedi putar, kereta fun game, kereta motor anak, kolam renang anak, dan flying fox. Secara reguler pun setiap hari minggu diadakan acara di panggung hiburan berupa live musik untuk anak.
Taman Lalu Lintas merupakan sarana rekreasi murah meriah bagi keluarga, khususnya anak-anak. Harga tiket masuk Rp. 4.000. Jika lebih dari 50 orang akan mendapatkan diskon sebesar 10%. Sedangkan harga tiket untuk setiap wahana permainan rata-rata Rp. 3.000.
Jika ingin yang gratisan, tersebar permainan di taman-taman seperti ayunan, jungkat-jangkit, prosotan atau duduk-duduk di atas patung-patung hewan besar seperti gajah, harimau, jerapah dan lain-lain.
Selain wahana permainan, di Taman Lalu Lintas pun ada taman kanak-kanak dan playgroup yang pengelolaannya di bawah yayasan Taman Lalu Lintas.
Asep menambahkan, sebenarnya ada pula pendidikan pos dan giro yang sekaligus menjual benda-benda pos. Namun, sudah cukup lama pihak pos dan giro tidak lagi menempatkan petugasnya di Taman Lalu Lintas.
Ke depannya, pihak Taman Lalu Lintas berencana untuk memperluas lahan parkir. Karena lapangan parkir yang sekarang tidak begitu besar.
Semoga saja, Keberadaan Taman Lalu Lintas tidak terkalahkan oleh sarana-sarana hiburan semata tanpa unsur edukatif. Bermain sambil belajar akan menyeimbangkan perkembangan emosional anak.
(ema/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk




